Mudahkan Penyaluran PKH, Bank BNI Uji Coba EDC Berbasis Android di Wamena

PT Bank Negara Indonesia melakukan uji coba terhadap penggunaan mesin electronic data capture (EDC) berbasis sistem operasi Android di Wamena.

Mudahkan Penyaluran PKH, Bank BNI Uji Coba EDC Berbasis Android di Wamena
(dok BNI)
Uji Coba EDC Berbasis Android di Wamena (dok BNI) 

BANJARMASINPOST.CO.ID, JAKARTA - PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk melakukan uji coba terhadap penggunaan mesin electronic data capture (EDC) berbasis sistem operasi Android di Wamena, Papua. Uji coba ini dilakukan pada penyaluran bantuan sosial Program Keluarga Harapan (PKH).

Sebelumnya, uji coba serupa telah dilaksanakan pada penyaluran Bantuan Sosial PKH di Jayapura, Papua dan Solo, Jawa Tengah. Uji coba ini merupakan awal dari proses penyederhanaan transaksi penyaluran bantuan sosial pemerintah melalui Agen46 atau agen Layanan Keuangan Tanpa Kantor dalam rangka Keuangan Inklusif (Laku Pandai) milik BNI.

Dengan menggunakan EDC berbasis Android, Agen46 akan semakin dimudahkan dalam memberikan layanan karena seluruh transaksi telah dikelompokkan sesuai penggolongan programnya.

Misalnya seluruh bantuan sosial atau subsidi pemerintah ditampilkan pada layar EDC dengan simbol-simbol yang menarik, dan Agen46 tinggal menekan gambar-gambar tersebut saat bertransaksi.

Keunggulan EDC berbasis Android ini adalah memungkinkan alur transaksi dan infrastruktur menjadi lebih sederhana karena hanya menggunakan satu alat, dan penggunakan Android memungkinkan pengembangan fitur menjadi lebih mudah di kemudian hari.

Selain itu, EDC yang menggunakan platform Android terintegrasi dengan sistem aplikasi POS (Point Of Sales), sehingga memudahkan dalam mengontrol stok barang yang terjual dan tersisa.

“Saat ini sedang kami uji coba sistemnya untuk menguji teknologinya serta untuk menyesuaikan dengan kebutuhan para Agen46,” ujar Adi Sulistyowati, Direktur Hubungan Kelembagaan & Transaksional Perbankan BNI dalam pernyataan resmi, Rabu (10/5/2017).

Pada kesempatan tersebut, BNI menyalurkan bantuan KPM kepada 541 penerima manfaat di Kota dan Kabupaten Jayapura, serta 501 penerima manfaat di Wamena.   BNI juga memperluas jangkauan layanannya melalui pembukaan Agen46 di Papua. Terdapat 5 Agen46 baru yang dibuka di Jayapura dan 4 Agen46 baru di Wamena.

Untuk menunjukkan kesiapan dalam menyalurkan bantuan sosial PKH dan PIP, BNI membuka booth-booth Agen46 di lokasi acara.

Pada kesempatan tersebut diujicoba penyaluran Bantuan Sosial PKH Non Tunai yang dicairkan menjadi uang tunai baik melalui mesin EDC BNI yang dioperasikan di Agen46 maupun melalui ATM BNI.

Terobosan lain juga dilakukan dengan menggunakan mesin EDC di Agen46 untuk mencairkan bantuan bagi siswa yang menjadi penerima manfaat PIP. BNI telah ditunjuk menjadi bank penyalur bantuan PIP untuk seluruh siswa SMA dan SMK di Indonesia.

Para penerima manfaat PKH di Papua ini mendapatkan buku tabungan sekaligus Kartu Keluarga Sejahtera (KKS) dimana di dalam kartu tersebut berisi nominal sejumlah uang bantuan sosial dari Kementerian Sosial, dimana KKS tersebut berfungsi sebagai kartu Debit ATM bagi penerima PKH. (*)

Editor: Elpianur Achmad
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved