Bali

Pria Bertato Tengkorak dan Strawberry Meninggal di Bangku Rumah Sakit

Pengunjung RSUP Sanglah dikagetkan dengan ditemukannya seorang pria yang tewas di Ruang Tunggu RSUP Sanglah, Denpasar, Bali, Jumat (12/5/2017) pukul 0

Editor: Ernawati
Tribun Bali/Hisyam Mudin
Lokasi ditemukannya seorang pria yang meninggal dunia saat berada di ruang tunggu RSUP Sanglah Denpasar, Jumat (12/5/2017). 

BANJARMASINPOST.CO.ID, DENPASAR - Pengunjung RSUP Sanglah dikagetkan dengan ditemukannya seorang pria yang tewas di Ruang Tunggu RSUP Sanglah, Denpasar, Bali, Jumat (12/5/2017) pukul 08.15 Wita.

Pria yang didompetnya ada KTP dengan nama I Wayan Denes ini meninggal di bangku ruang tunggu RSUP Sanglah Denpasar.

Informasi yang dihimpun di kepolisian menyebutkan, awalnya seorang penunggu pasien RSUP Sanglah, bernama Elyani (26) mencoba membangunkan korban yang duduk di ruang tunggu.

Namun setelah berusaha dibangunkan berkali-kali, korban tetap terdiam.

Merasa aneh, kemudian Elyani melaporkan kejadian tersebut kepada Dokter Co-Ass RSUP Sanglah yang sedang bertugas.

Selanjutnya korban dibawa ke IGD RSUP Sanglah untuk menerima pemeriksaan.

"Setelah diperiksa secara rinci, korban dinyatakan sudah meninggal dunia," kata petugas kepolisian, Jumat (12/5/2017).

Setelah dinyatakan meninggal, korban kemudian dibawa ke ruang jenazah RSUP Sanglah.

Hanya saja, pihak RSUP Sanglah disebut-sebut lambat melaporkan kejadian adanya temuan mayat tersebut.

"Mendengar laporan tersebut, satpam berkoordinasi dengan Bagian Hukmas RSUP Sanglah. Tapi ada oknum petugas Hukmas tidak mengizinkan melaporkan kejadian ini," imbuh petugas tadi.

Adapun barang-barang yang dimiliki korban berupa uang tunai Rp 50 ribu, mata uang asing sebesar 1 Ringgit, KTP atas nama I Wayan Denes, jam tangan warna hitam, dan 2 kartu ATM.

"Identitas korban masih belum jelas, petugas menemukan KTP atas nama I Wayan Denes," bebernya.

Kanit Reskrim Polsek Denpasar Barat, Iptu Aan Saputra membenarkan informasi tersebut.

Tapi, mantan Kanit Reskrim Polsek Mengwi ini menyatakan pihaknya baru menerima kabar tersebut delapan jam kemudian.

Halaman
123
Sumber: Tribun Bali
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved