Berita Olahraga
Modal Pertama Adis Sebelum PON 2020
Menurunkan petinju putri terbaiknya, Persatuan Tinju Amatir Indonesia (Pertina) Kalimantan Selatan berhasil raih satu medali emas atas nama Adis
Penulis: Burhani Yunus | Editor: Eka Dinayanti
BANJARMSINPOST.CO.ID, BANJARMASIN - Menurunkan petinju putri terbaiknya, Persatuan Tinju Amatir Indonesia (Pertina) Kalimantan Selatan berhasil raih satu medali emas atas nama Adis yang turun di kelas 57 kg di Piala Kartini 2017.
Kejuaraan yang dilaksanakan di Jakarta 20-22 Mei 2017 itu juga sebagai ajang seleksi untuk menentukan pelatnas Asean Games dan Kalsel menurunkan tiga petinju yakni Beatrik, Tria, dan Adis, yang bakal turun di tiga nomor yaitu, 51kg, 57 kg dan 69 kg.
"Mereka yang kita turunkan merupakan petinju terbaik Kalsel, namun dari empat yang kita siapkan, hanya tiga yang kita turunkan" kata Hermanto Ginting Sekretaris Pertina Kalsel, kemarin.
Hermanto Gunting mengatakan, Beatrik yang turun di kelas 51, Adistya 57 kg dan Tria kelas 69 kg bersaing ketat dengn daerah lain, karena pembinaan untuk petinju putri saat ini sudah mulai merata di berbagai daerah.
"Kekuatan petinju wanita se Indonesia sekarang merata. Tergantung persiapan dan latihan, dan kita sudah kirim yang terbaik," jelasnya.
Untuk raihan medali emas, Adis berhasil menumbangkan petinju asal NTB, Usnul. Di final yang sebelumnya sempat bertemu di PON Jabar.
Namun, prestasi kali ini tak hanya dipersembahkan oleh Adis, Beatrik yang turun di nomor 51 kg, berhasil menyumbangkan medali perak, setelah di final dikalahkan petinju NTB lainnya Ainun.
Sementara Tria yang turun di kelas 69 kg harus gugur di babak penyisihan, mengingat lawannya masih terlalu tangguh dan memiliki persiapan yang lebih matang.
Menanggapi prestasi yang ditoreh Kartini Banua ini di tingkat nasional, Sekum Pertina Kalsel, Hermanto Ginting menyampaikan bahwa ini modal menuju PON 2020.
"Kita usahakan semaksimal mungkin menuju papua, yang jelas satu lagi petinju putri yang bisa kita andalkan," ucapnya.
Adis yang dihubungi via ponselnya mengaku senang bisa menang karena sejak beberapa kali bertemu dengan Usnul dia tidak pernah menang.
"Syukur alhamdullilah sekarang sayang bisa menang," kata Adis.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/banjarmasin/foto/bank/originals/atlet-tinju_20170226_190814.jpg)