Berita Kalteng

Rencana Investor Rusia Bangun Rel Kereta Api di Katingan dan Gunungmas Ditentang

Rencana pembangunan rel kereta api di Gunungmas dan Katingan sejauh seratus kilometer tersebut mendapat protes dari kalangan LSM.

Rencana Investor Rusia Bangun Rel Kereta Api di Katingan dan Gunungmas Ditentang
tribunkalteng.com/faturahman
Demo LSM di Palangkaraya menentang pembangunan kereta api 

BANJARMASINPOST.CO.ID, PALANGKARAYA - Rencana investasi pembangunan Rel Kereta Api untuk angkutan Batu bara yang dikerjakan oleh Investor asal Rusia yakni PT Surya Ganda Manajemen Teknik Indonesia (SMGT Indonesia) ditentang.

Rencana pembangunan rel kereta api di Gunungmas dan Katingan sejauh seratus kilometer tersebut mendapat protes dari kalangan LSM Borneo Law Office Emelyanie, LSM Betang Hagatang Karliansyah, LSM LDW Kalteng Menteng Asmin dan Batamad Katingan, Tiky J.

Belasan orang kelompok ini, menggelar aksi di depan Kantor Gubernur Kalteng, dengan membawa berbagai spanduk dan benner berisi penolakan pembangunan rel kereta api yang dilakukan oleh Rusia.

"Kami dari koalisi Ormas/LSM/Mahasiswa Katingan dan Provinsi Kalteng, yang menggelar demo di Kantor Gubernur Kalteng terkait pembangunan rel kereta api pengangkut batu bara PT Sinar Usaha Sejati (SUS) di Katingan." ujar Karliansyah, Selasa (23/5/2017).

Dikatakan ada beberapa pernyataan bersama dari kelompok ini yakni, menolak pembangunan rel kereta api batubara PT SUS untuk seterusnya, menolak proyek pembangunan rel kereta api batubara PT SUS seterusnya.

"Kami meminta Gubernur Kalteng mencabut rekomendasi pembangunan rel kereta api PT SUS (Bila Diterbitkan) karena proyek tersebut tidak sejalan dengan visi Kalteng Berkah."ujar Karliansyah.

Sementara itu, Humas PT SUS HM Asera mengatakan, pihaknya sudah melengkapi semua persyaratan yang dikenakan dalam pembangunan rel tersebut dan saat ini hanya menunggu proses pelepasan lahan saja.(*)

Penulis: Fathurahman
Editor: Elpianur Achmad
Sumber: Tribun Kalteng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved