Kalsel Incar Anugerah API 2017

Pasak Bumi Cokelat Masuk Nominasi, Tiga Ikon Wisata Ini Juga Diajukan

Dinas Pemuda, Olahraga, Budaya dan Pariwisata (Disporbudpar) Kalsel tengah berjuang agar destinasi wisata di daerah ini menjadi populer.

Pasak Bumi Cokelat Masuk Nominasi, Tiga Ikon Wisata Ini Juga Diajukan
Halaman 1 di Harian Banjarmasin Post Edisi Jumat (2/6/2017) 

BANJARMASINPOST.CO.ID, BANJARMASIN - Dinas Pemuda, Olahraga, Budaya dan Pariwisata (Disporbudpar) Kalsel tengah berjuang agar destinasi wisata di daerah ini menjadi populer. Salah satu upayanya, tiga ikon wisata dinominasikan untuk mendapatkan gelar Anugerah Pesona Indonesia (API) 2017.

Agar bisa menang, masyarakat Banua diharapkan memberikan dukungan melalui pesan singkat yang dikirim ke operator yang sudah ditentukan atau melalui situs anugerahpesona.com.

Guna menyukseskan itu, Disporbudpar Kalsel menggerakkan Putri Kalsel dan Pawadahan Nanang Galuh agar ikut memvoting sekaligus memengaruhi teman-temannya melakukan hal yang sama .

Tiga ikon itu antara lain, makanan tradisional terpopuler, Pasmico Kota Banjarbaru. Kemudian kategori objek wisata belanja terpopuler yakni Pertokoan Permata Martapura Kabupaten Banjar. Ketiga, objek wisata unik terpopuler yakni Pasar Terapung Lokbaintan, Kabupaten Banjar.

Harapan Disporbudpar Kalsel direspons Ramadhani Vayaputri, Putri Kalsel 2016. Mahasiswi semester enam Jurusan Manajemen FE ULM itu menyatakan siap melakukannya.

“Vaya sudah pasti nge-vote sebanyak-banyak-nya supaya Kalsel bisa dapat gelar, dan sebagai putri Kalsel tentunya juga ikut memberitahukan ke yang lain agar ikut nge-vote sebanyak-banyaknya. Di sini yang berperan bukan hanya duta-duta wisata namun terutama masyarakat Kalsel sendiri,” katanya.

Jika terpilih, menurutnya, Kalsel jadi lebih dikenal.

Dikutip dari situs anugerahpesonaindonesia.com, API merupakan rangkaian kegiatan tahunan yang diselenggarakan dalam upaya membangkitkan apresiasi masyarakat terhadap pariwisata Indonesia. Penyelenggaraan API bertujuan mendorong peran berbagai pihak terutama pemerintah daerah untuk lebih mempromosikan pariwisata di daerah masing-masing.

Ida Saptika Dewi, Kabid Destinasi Disporbudpar Kalsel, menjelaskan pihaknya sengaja melibatkan Nanang Galuh, Putri Indonesia, Mister Tourism Kalsel dan komunitas wisata serta komunitas lainnya ikut Andil dalam vote ini.

“Kami sudah ada komunikasi, dan juga akan undang dan surati nantinya agar sama-sama mendukung dan memberikan pilihannya melalui sms ke nomor operator yang sudah ditentukan,” ujarnya.

Disebutkan Ida, tahun sebelumnya Kalsel ada satu masuk Pulau Samber Gelap Kotabaru dan Soto Banjar. “Sayangnya sebelumnya kurang ada koordinasi, sehingga tidak maksimal. Sekarang di-backup penuh, sampai dokumen kami antar ke Jakarta langsung,” kata dia.

Pihaknya tidak menginnginkan hanya pemberian anugerah. Itu sebabnya, Disporbudpar Kalsel selalu menyajikan ikon makanan Soto Banjar jika even keluar daerah. Demikian pula jika ada tamu dikenalkan kuliner soto.

Untuk Pulau Samber Gelap, Disporbudpar Kalsel akan memperhatikan namun sentuhannya sesuai usulan kabupaten. Guna melestarikannya, nanti ada kelompok sadar wisata di daerah-daerah. “Mereka dilibatkan sebagai koordinator untuk membangun wisatanya di daerah. Kalau itu berjalan tanggung jawab wisata bukan hanya peranan dinas pariwisata, tapi kita semua,” kata dia.

Mahyuni, Pelaksana Tugas Kepala Disporbudpar Kalsel, pihaknya mengusulkan tiga ikon tersebut setelah menerima masukan berbagai pihak di bidang pariwisata seperti asosiasi pariwisata, jurnalis pariwisata, blogger, pengamat/pelaku pariwisata bahkan dari Kementerian Pariwisata. (lis/kur)  

Baca Lebih Lengkap di Harian Banjarmasin Post Edisi Jumat (2/6/2017)

Editor: Elpianur Achmad
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved