Tahapan-tahapan Habib Rizieq Dinyatakan Pendatang Ilegal dan Dideportasi Arab Saudi

Ronny mengatakan, hingga saat ini pihak imigrasi belum menerima surat permintaan cekal untuk Rizieq dari Polda Metro Jaya

Tahapan-tahapan Habib Rizieq Dinyatakan Pendatang Ilegal dan Dideportasi Arab Saudi
warta kota
Ketua Umum Front Pembela Islam (FPI) Habib Rizieq Shihab 

BANJARMASINPOST.CO.ID, JAKARTA - Pihak kepolisian masih menunggu Habib Rizieq kedatangan Habib Rizieq yang disebut-sebut berada di Arab Saudi untuk keperluan ibadah.

Kepolisian juga melakukan upaya memulangkan pemimpin Front Pembela Islam (FPI) itu, termasuk meminta bantuan Interpol.

Direktur Jenderal Imigrasi Kementerian Hukum dan HAM Ronny Sompie, mengatakan visa umrah yang dipegang pimpinan Front Pembela Islam (FPI) Rizieq Shihab memiliki batas masa berlaku.

Jika masa berlakunya habis sebelum kembali ke Indonesia, maka dirinya akan dianggap ilegal di Arab Saudi, negara di mana Rizieq dan keluarganya tinggal saat ini.

"Kalau visanya habis masa berlakunya, maka dia overstay, akan ditolak imigrasi setempat. Kita tinggal tunggu deportasinya," ujar Ronny di kantor Kementerian Hukum dan HAM, Jakarta, Minggu (4/6/2017).

Ronny mengatakan, hingga saat ini pihak imigrasi belum menerima surat permintaan cekal untuk Rizieq dari Polda Metro Jaya.

surat itu merupakan syarat administrasi untuk mengirimkan warning ke negara bersangkutan.

Dengan demikian, saat ini upaya memulangkan Rizieq saat ini tinggal menunggu visanya kedaluwarsa.

"Jadi tidak perlu dipikirkan kalau habis visanya, pasti yang punya visa akan jadi ilegal di negara tujuan. Pasti diserahkan ke negara kita lewat kedutaan besar," kata Ronny.

Dia mengatakan, pencekalan bisa dilakukan jika penyidik meminta untuk mencegah agar tersangka tidak bepergian atau mencekal tersangka di negara pelariannya.

Halaman
12
Editor: Ernawati
Sumber: Tribunnews
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved