Berita Balangan

Artoni Selalu Cari Air ke Hutan Jika Musim Kemarau, BPBD Balangan Antisipasi Musim Kemarau

Musim kemarau di Kabupaten Balangan di prediksi terjadi bulan Juni, pada bulan ini masih disebut musim transisi dari musim hujan ke kemarau.

Artoni Selalu Cari Air ke Hutan Jika Musim Kemarau, BPBD Balangan Antisipasi Musim Kemarau
NET
Ilustrasi 

BANJARMASINPOST.CO.ID, PARINGIN - Musim kemarau di Kabupaten Balangan di prediksi terjadi bulan Juni, pada bulan ini masih disebut musim transisi dari musim hujan ke kemarau.

Di Balangan setiap kali memasuki musim kemarau sejumlah persoalan muncul salah satunya kekeringan sehingga warga kesulitan air bersih dan juga persoalan lainnya.

Berdasarkan data dari BPBD yang didapatkan BPost Online cukup banyak daerah dimana jika kemarau kesulitan kekeringan.

Salah satu desa itu adalah Hamarung Kecamatan Juai, seorang warga Artoni menuturkan jika selama kekeringan warga cukup sulit mencari air, bahkan sampai harus pergi ke hutan.

"Mengandalkan sumur bor tak sanggup, airnya kadang tidak ada, soalnya dataran tinggi," ucapnya.

Menurutnya selain mengandalkan sumber air hujan yang tak menentu, warga harus menempuh satu kilo ke hutan untuk mencari sumber air.

"Pokoknya bila kemarau sulit air disini, biasanya kalau saya lakukan persiapan dengan cara mengisi bak di rumah, ambil airnya ya ke hutan itu," ujarnya.

Ia mengharapkan pemerintah bisa memberikan solusi, misalnya PDAM atau menyuplai air bersih jika kemarau nanti.

Sementara itu Kepala BPBD Kabupaten Balangan Alive Yoesfah Love menyadari bahwa musim kemarau yang terjadi setiap tahunnya selalu dilakukan antisipasi, begitu pula di tahun ini.

Menurutnya saat ini mulai musim mulai beralih ke kemarau, adanya masih hujan di karenakan masa transisi menuju kemarau, selain itu juga ada perubahan iklim.

Halaman
12
Penulis: Elhami
Editor: Edinayanti
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved