Asyik Menelepon, Gadis Ini Tak Sadar Kereta Api Tiba, Lihat Apa yang Terjadi

Gadis tersebut terlihat kebingungan dan mencoba berlari ke jalur lain usai menyadari keberadaan kereta api.

Penulis: Restudia | Editor: Murhan
Youtube.com

BANJARMASINPOST.CO.ID - Menerima telepon di area publik terkadang mengalihkan perhatian dari hal membahayakan yang ada di sekitar.

Hal ini pula yang dialami seorang gadis yang asyik menerima telepon di stasiun rel kereta api Kurla, Mumbai, India.

Ia pun tak melewati beberapa jalur kereta api sembari telepon menempel di telinganya.

Tiba-tiba teriakan pun terdengar, semua pengunjung stasiun kereta api berteriak ke arahnya.

Tak disangka, kereta api berada tepat di belakangnya dan tak ada kesempatan lagi untuk berlari.

Gadis tersebut terlihat kebingungan dan mencoba berlari ke jalur lain usai menyadari keberadaan kereta api.

Malang, di jalur lain juga terdapat kereta api. Ia mencoba berlari ke sisi jalur dan berubah haluan ke tengah.

Gadis tersebut tertabrak kereta api. Badannya terseret ke bawah kereta api.

Pihak penyelamat langsung mendatangi kejadian dan membawa gadis tersebut ke rumah sakit.

Ajaibnya gadis tersebut hanya menderita luka ringan karena badannya tertabrak kereta api.

Ia pun diizinkan pulang pada hari yang sama. Dilansir indianexpress, videonya menjadi viral di media sosial India.

Terpisah diberitakan zeenews.india, kejadian tersebut terjadi pada 13 Mei lalu.

Diketahui identitas gadis berusia 19 tahun itu bernama Praktisha Natekar, asal Bhandup.

Pada saat kejadian itu, Pratiksha memang memegang telepon, tapi menelepon dengan menggunakan earphone.

Ia menelepon temannya dan tidak mendengar adanya kereta api di jalur yang ia lalui.

"Ketika itu dia sibuk menelepon tidak mendengar kereta datang, ketika melihatnya dia panik dan berlari ke sisi jalur.

Tapi kemudian malah menabrak kereta", kata Inspektur polisi, Ashok Bhorade.

Lihat videonya : 

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved