Bertambah, Negara yang Memutuskan Hubungan dengan Qatar

Langkah itu dilakukan Nouakchott pada Selasa (6/6/2017) waktu setempat dengan menuduh Qatar telah "mendukung teroris", demikian laporan kantor berita

Editor: Ernawati
Wikipedia via KOMPAS.com
Ibu kota Mauritania, Nouakchott 

BANJARMASINPOST.CO.ID, NOUAKCHOTT - Mauritania, negara di Afrika barat dan anggota Liga Arab, mengikuti langkah tujuh negara Arab lainnya, yakni memutuskan hubungan diplomatik dengan Qatar.

Langkah itu dilakukan Nouakchott pada Selasa (6/6/2017) waktu setempat dengan menuduh Qatar telah "mendukung teroris", demikian laporan kantor berita Mauritania, sebagaimana diteruskan oleh Reuters.

Beberapa negara kuat kawasan Teluk yakni Arab Saudi, Mesir, dan Uni Emirat Arab, memutuskan hubungan diplomatik dengan Qatar pada Senin (5/6/2017), yang diikuti beberapa negara sekutunya.

Qatar dituding telah mendukung atau mensponsori kegiatan terorisme, terutama mendanai jaringan Al Qaeda dan kelompok Negara Islam di Irak dan Suriah (ISIS), serta Ikhwanul Muslimin di Mesir.

"Kebijakan negara Qatar berkaitan, mendukung organisasi teroris, dan melakukan penyiaran paham ekstremis," kata pernyataan dari Kementerian Luar Negeri Mauritania yang dirilis dalam bahasa Arab oleh badan informasi negara tersebut.

Menurut Nouakchott, tindakan Qatar mendukung kegiatan terorisme telah mengakibatkan kerugian besar bagi kehidupan masyarakat di negara-negara Arab, di Eropa dan seluruh dunia. (*)

Dikutip dari KOMPAS.com dengan judul: Jumlah Negara yang Mengucilkan Qatar Terus Bertambah

Sumber: Kompas.com
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved