Berita Banjarmasin

NEWSVIDEO: Memprihatinkan, 80 Ribu Warga Kalsel Tak Punya Jaminan Kesehatan

Wanita lanjut usia itu hanya bisa berobat ke puskesmas terdekat. Cukup memperlihatkan KTP, Nenek Umrah bisa mendapat layanan berobat secara gratis.

“Jadi SOPD kalau mau data langsung ke TNP2K, atau kalau di daerah di TKPKD,” tambahnya.
Mengapa masih ada warga kurang mampu belum terlayani jaminan kesehatan gratis? Menjawab itu, Diah Utami berujar, penyusunan basisdata terpadu (BDT) memanfaatkan data Survei Sosial Ekonomi (Susenas).

Kata dia, dalam pembuatan data itu bisa saja ada kesalahan karena petugas di lapangan tidak detail saat membuat laporan, khususnya ketika konsultasi publik.

“Kendala saat pendataan banyak, misal tidak semua ketua RT mengenal warganya. Ada warga kurang kooperatif dan lain-lain,” tandasnya.

Terpisah, M Muslim, Plt Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Kalsel, menjelaskan, untuk data yang berhubungan dengan JKN disusun dan divalidasi oleh Mensos atau dinas sosial. "Dinkes juga melakukan update data, khusus PBI. Kalau yang mandiri diarahkan ke BPJS dalam pemasaran benefit. Dinkes hanya berupaya peningkatan mutu pelayanan kesehatannya saja," ucapnya.

Adapun Adid Santoso, Kadinsos Provinsi Kalsel, berujar, data jaminan kesehatan masih dilakukan update. Adid mengaku masih baru dan belum dikoordinasikan yang menangani. "Nanti saya koordinasikan dulu untuk datanya," kata dia. (lis/gha/nda/yan/nia/KOMPAS.TV)

Editor: Elpianur Achmad
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved