Berita Banjarbaru
12 Ribu Benih Ikan Ditebar di Embung Sidodadi, Ini Aturan Bagi Mancing Mania
Dari 12 ribu benih ikan, terdiri dari 4000 benih ikan masing-masing yakni jenis ikan lokal seperti papuyu, Baung dan Kelabau.
Penulis: Nia Kurniawan | Editor: Elpianur Achmad
BANJARMASINPOST.CO.ID, BANJARBARU - Embung Sidodadi kini jadi surga bagi para pemancing mania. Tapi Walikota Banjarbaru Nadjmi Adhani melarang pemancing tangkap ikan berukuran kecil. Pasalnya, Selasa (13/6) sebanyak 12 ribu benih ikan ditebar di embung di seluas lima hektare itu.
Acara tersebut digelar oleh Dinas Ketahanan Pangan Pertanian dan Perikanan Banjarbaru dan Balai Pengembangan Budidaya Air Tawar BPBAT Mandiangin itu di tepi jalan tembus antara Jalan Sidodadi 2 ke Jalan Sidorejo itu. Meski sepatu dipenuhi lumpur, Wali Kota Nadjmi tampak antusias dan semangat menebar benih ikan.
Dari 12 ribu benih ikan, terdiri dari 4000 benih ikan masing-masing yakni jenis ikan lokal seperti papuyu, Baung dan Kelabau.
Kepala Dinas Ketahanan Pangan Pertanian dan Perikanan Kota Banjarbaru H Muhammad Rustam mengatakan kalau mancing boleh tapi tunggu usia ikan 3-4 bulan, nanti juga akan dipasang Pelang larangan pakai jala pakai setrum apalagi diracun.
Kalau mancing saja ya Monggo. Sumber makanan di Embung Sidodadi melimpah, kalau di danau cermin itu airnya asam, ganggang saja gak bisa tumbuh di danau cermin. (*)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/banjarmasin/foto/bank/originals/petugas-dinas-ketahanan-pangan-dan-perikanan_20170613_211616.jpg)