Kriminalitas Banjarmasin

Satgas Sita 3.000 Karung Beras Kemasan Lokal Diisi Produk dari Jawa

Bahkan dalam perkembangan penyidikan, petugas telah menetapkan Direktur CV. Bumi Nusantara Food jadi tersangka.

Satgas Sita 3.000 Karung Beras Kemasan Lokal Diisi Produk dari Jawa
Halaman 13 Harian Banjarmasin Post Edisi Cetak Rabu (14/6/2017) 

BANJARMASINPOST.CO.ID, BANJARMASIN - Jajaran Satuan Tugas Pangan (Satgas) Pangan Direktorat Kriminal Khusus Polda Kalsel menggerebek gudang beras CV. Bumi Nusantara Food di Jalan Perintis Raya RT 5 RW 2, Jalan Perintis Raya, Desa Nusa Indah, Kecamatan Bati Bati, Kabupaten Tanahlaut.

Dalam tindakan itu, petugas menemukan beberapa kantong beras yang diduga telah diganti menjadi merek tertentu. Bahkan dalam perkembangan penyidikan, petugas telah menetapkan Direktur CV. Bumi Nusantara Food jadi tersangka.

Informasi diperoleh, penggerebekan ini berawal dari info ada beras dari Jawa dengan merk tertentu ketika tiba di lokasi diganti dengan merk lain. Maka hal ini pun ditelusuri petugas dengan melakukan penggerebekan.

Ternyata di lokasi petugas menemukan beras Bengawan Super Cap Kuda Balap dan beras Kepala Pandan Wangi Super Cap Kolam Ikan Lele yang diproduksi oleh Bumi Nusantara Food.

Kapolda Kalsel, Brigjen Rachmat Mulyana, ketika dikonfirmasi di sela-sela sertijab wakapolda, Selasa (13/6), membenarkan tentang anggotanya telah menggrebek saebuah gudang beras di Tanahlaut.

"Kami periksa sebuah gudang beras di Tanahlaut. Saat ini tengah kami lakukan pemeriksaan," ucap Kapolda meminta Dirkrimus menjelaskan kasus ini.

Dirkrimsus Kombes Rizal Irawan menuturkan modus pelaku sendiri yakni dengan sengaja membuka kemasan akhir pangan berupa Beras Bengawan Super Cap Kuda Balap yang diproduksi Bintang Mulia Wirolegi Jember, Jawa Timur.

Kemudian beras tersebut dibuka dan dikemas kembali menjadi beras Kepala Pandan Wangi Super Cap Kolam Ikan Lele yang diproduksi Bumi Nusantara Food.

"Setelah mengganti merek, kemudian diperdagangkan yang dilakukan oleh CV. Bumi Nusantara Food," ucap Rizal.

Beras yang sudah dipindahkan ke dalam kemasan Kepala Pandan Wangi Super Cap Kolam Ikan Lele ini pun dijual di supermarket-supermarket. Dari penggerebekan ini, pihaknya menyita 100 sak beras. Masing-masing sak, isinya 25 kilogram beras Bengawan Super Cap Kuda Balap yang diproduksi Bintang Mulia Wirolegi, Jember.

Kemudian, 200 kemasan karung beras Bengawan Super Cap Kuda Balap yang diproduksi Bintang Mulia Wirolegi, Jember. Juga 15 sak, masing-masing berisi lima kilogram, beras Kepala Pandan Wangi Super Cap Kolam Ikan Lele yang diproduksi Bumi Nusantara Food. Serta, 3.000 kemasan karung beras Kepala Pandan Wangi Super Cap Kolam Ikan Lele yang diproduksi Bumi Nusantara Food.

Untuk kasus ini, sela Dirkrimsus, telah melakukan pemeriksaan terhadap beberapa karyawan setempat. Kemudian, menetapkan Direktur CV. Bumi Nusantara Food, Sujatno Liman, jadi tersangka. Untuk hal pihak pelaku untung Rp 2.000 per kilogram. Kepada yang bersangkutan, penyidik menjeratnya dengan pasal 139 jo pasal 84 UU RI No 18 Tahun 2012 tentang Pangan. (dwi)

Editor: Elpianur Achmad
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved