Berita Banjarmasin

Begini Cara Komunitas Ini Membudayakan Belajar Membaca Sejak Dini

Program yang diadakan TBM Aleksandria DAS Barito mirip seperti di sekolahnya, yaitu membaca satu judul buku, merangkum dan mempresentasikan

Begini Cara Komunitas Ini Membudayakan Belajar Membaca Sejak Dini
Istimewa
Anak-anak sedang membaca buku di Taman Bacaan Masyarakat (TBM) Aleksandria DAS Barito di Kompleks Handil Bakti Indah yang dikelola oleh Hastin Umi Anisah, staf pengajar ULM Fakultas Ekonomi dan Bisnis ULM Banjarmasin 

BANJARMASINPOST.CO.ID, BANJARMASIN - Taman Belajar Masyarakat Aleksandria Daerah Aliran Sungai Barito atau disingkat TBM Aleksandria DAS Barito (TBM ADB) memiliki cara tersendiri untuk menumbuhkan minat belajar dan membaca anak-anak.

Memanfaatkan liburan panjang sekolah selama bulan Ramadan, taman belajar di Kompleks Handil Bakti Indah yang memiliki program perpustakaan, belajar tahsin dan tahfidz quran, aneka pelatihan dan diskusi sosial, ekonomi dan lainnya.

Ini memberikan layanan program yang disebut ‘Membaca: 1 anak 1 buku’.
Taman Bacaan yang dikelola Hastin Umi Anisah, staf pengajar FEB ULM Banjarmasin itu memiliki program kegiatan membaca, menuliskan rangkuman hasil bacaan, dan mempresentasikan di depan peserta lain dan para pembina.

“Jika peserta mampu menyelesaikan dengan baik kegiatan membaca satu buku, membuat tulisan ringkasan, mempresentasikan secara lisan di depan para pembina dan disaksikan teman-teman peserta program lainnya, maka ia dikatakan telah selesai atau tamat membaca buku. Dia akan mendapat sertifikat tanda telah tamat membaca buku sebagai wujud apresiasi,” jelas Hastin.

Pengunjung umumnya anak-anak komplek sekitar sekretariat TBM ADB , sebagian besar memilih buku-buku cerita seperti Kisah 25 Nabi dan Khulafaurrasyidin, Princess Malika dan Selena, Komik Dongeng Mancanegara, Penghuni Lembah Hijau atau buku novel remaja.

Animo masyarakat cukup tinggi dalam membaca. Tidak jarang mereka sudah datang sebelum perpustakaan dibuka dan pulang melewati waktu yang ditentukan. Nadiya misalnya, siswi kelas 5 SD di Banjarmasin itu mengaku suka dengan adanya perpustakaan.

Program yang diadakan TBM Aleksandria DAS Barito mirip seperti di sekolahnya, yaitu membaca satu judul buku, merangkum dan mempresentasikan hasil rangkumannya.

Selain program membaca, diselingi Islamic parenting couch and motivation, seperti bagaimana adab bertamu, bagaimana pergaulan anak-laki-laki dan perempuan, dan menumbuhkan semangat belajar secara teratur sejak dini.

"Dengan adanya taman bacaan dengan beragam program di dalamnya, diharapkan dapat memberikan edukasi masyarakat, sesuai dengan motto LSM Emas Borneo selaku lembaga pengampu TBM ini, yaitu edukasi, inspirasi dan kebangkitan," pungkasnya.

Penulis: Sudarti
Editor: Murhan
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved