Berita Balangan

Pemadam Kesulitan Sumber Air, 13 Rumah di Awayan Ludes Terbakar

Saksi mata serta salah satu korban yang rumahnya terbakar Gazali Rahman, saat ditemui nampak raut wajahnya sedih namun tetap tegar.

Pemadam Kesulitan Sumber Air, 13 Rumah di Awayan Ludes Terbakar
banjarmasinpost.co.id/elhami
Kebakaran di Desa Bihara Kecamatan Awayan, Balangan 

BANJARMASINPOST.CO.ID, PARINGIN - Jelang Idulfitri, cobaan harus dijalani sebagian warga Desa Bihara, Kecamatan Awayan, Kabupaten Balangan. Sebanyak 14 kepala keluarga di Desa Bihara, terpaksa tak bisa berhari raya di rumah mereka, setelah 13 rumah hangus terbakar Sabtu (17/6) sekitar pukul 22.30 Wita.

Informasi berhasil dihimpun kejadian musibah ini begitu cepat, bahkan tak banyak korban yang rumahnya terbakar sempat menyelamatkan hartanya.

Kesulitan akses air untuk memadamkan api menjadi salah satu kendala, dan akhirnya kurang lebih selama satu jam dengan bantuan sejumlah mobil pemadam, api baru dapat dipadamkan jelang pukul 24.00 Wita.

Saksi mata serta salah satu korban yang rumahnya terbakar Gazali Rahman, saat ditemui nampak raut wajahnya sedih namun tetap tegar.

Halaman 1 Harian Metro Banjar Edisi Cetak Senin (19/6/2017)
Halaman 1 Harian Metro Banjar Edisi Cetak Senin (19/6/2017) ()

Saat ditemui ia memaparkan kronologi kejadian, usai berbuka puasa, kemudian beribadah lalu istirahat sambil menonton tayangan pertandingan badminton.

Saat seru-serunya, ia langsung dikejutkan oleh teriakan salah satu warga yang berteriak api... api..., sontak ia langsung naik ke lantai dua dan sudah melihat api membumbung tinggi.

"Kaget, panik dan tak karuan rasa, harta benda hanya seadanya yang bisa diselamatkan, selebihnya saya juga membantu warga yang rumahnya dekat dengan asal api," ungkapnya.

Gazali yang juga merupakan Kepala Desa Bihara ini mengaku tak mendengarkan suara apapun misalnya ada ledakan atau suara keras saat api membesar. "Tak ada suara apa-apa, tiba-tiba ada teriakan warga langsung panik seisi rumah," ujarnya.

Di lapangan dugaan penyebab kebakaran juga belum bisa dipastikan. Ada uamh menyebutkan asal api gara-gara lampu teplok, ada juga yang menyebut korsleting listrik. Warga masih menunggu penyelidikan petugas kepolisian.

Berdasarkan pantauan lokasi kebakaran banyak ditonton oleh warga desa sekitar, selain itu juga warga bergotong royong membersihkan puing-puing yang dirasa masih baik. Bantuan pun mulai berdatangan ada dari Tim Tagana Dinsos Balangan serta BPBD Balangan memberikan peralatan serta sembako untuk para korban kebakaran.

Supriyanto selaku Camat Awayan mengatakan total rumah yang kebakaran ada 13 sementara jumlah kepala keluarganya ada 14.

Menurutnya asal api dari rumah yang berada ditengah dan langsung membesar sehingga warga langsug panik ada yang menyelamatkan barang-barang ada juga yang sibuk memadamkan api.

Soal bantuan sudah mulai diberikan, selanjutkan akan diupayakan lagi bantuan lainnya seperti ke provinsi karena rumah yang terbakar lebih dari 10 KK. "Kepada korban kami berharap sabar karena kejadian ini merupakan musibah dari Tuhan," pungkasnya.(elh)

Baca Lengkap di Harian Metro Banjar Edisi Cetak Senin (19/6/2017)

Editor: Elpianur Achmad
Sumber: Metro Banjar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved