Gila, Demi Dapatkan 1000 Like Facebook, Ayah Gantungkan Anaknya Dari Jendela Lantai 15

Postingan mengejutkan terlihat di salah satu akun facebook yang akhirnya menggemparkan dunia.

Gila, Demi Dapatkan 1000 Like Facebook, Ayah Gantungkan Anaknya Dari Jendela Lantai 15
net
Seorang ayah menggantung anaknya di luar jendela dari ketinggian lantai 15, hanya untuk mendapatkan like facebook. 

BANJARMASINPOST.CO.ID - Postingan mengejutkan terlihat di salah satu akun facebook yang akhirnya menggemparkan dunia.

Seorang ayah menggantung anaknya di luar jendela dari ketinggian lantai 15, hanya untuk mendapatkan 'like' facebook.

Pria yang diketahui berasal dari Aljazair ini memposting video sedang menggenggam kaus anaknya dari ketinggian hanya dengan satu tangan.

Ia kemudian menuliskan "1000 likes atau aku akan menjatuhkannya," tulisnya seperti diberitakan Al Alarabiya.

Situs ini mengungkapkan wajah anak itu terlihat ketakutan dan bingung, tubuhnya berada di ketinggian 45 meter di pusat kota Aljazair.

Video seketika menjadi viral dan menghebohkan pengguna facebook yang membagikannya dan meminta pihak berwajib untuk menangkapnya.

Dilansir news.com, salah seorang pengguna facebook yang menghubungi pihak kepolisian dan memberitahukan aksi 'gila' pria tersebut.

Dalam situs tersebut tidak disebutkan nama akun pria tersebut ataupun identitas sebenarnya.

Namun kasus pria ini sudah masuk ke pengadukan. Ayah yang menggantungkan anaknya di jendela lantai 15 itu dijatuhi hukuman 2 tahun penjara pada Senin lalu.

Pengakuannya di persidangan, pria tersebut mengakui jika dirinya menggantung anaknya demi mendapatkan 'like' yang banyak di facebook.

Menurutnya aksi gilanya hanyalah sebuah permainan.

Aktivis setempat, Dalila Belkheir mengungkapkan pria tersebut bukanlah seorang ayah, melainkan teroris.

Sementara itu komentar 'pedas' dituliskan banyak akun usai melihat postingan video tersebut.

"Yang terlihat jelas adalah ayahnya memegang anaknya dengan tangan kirinya, tangan kanannya untuk memotretnya".

"Ini berarti gambar itu lebih penting daripada hidup anaknya".

Penulis: Restudia
Editor: Edinayanti
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved