Berkah Ramadan

Mau Tahu Caranya Berat Badan Tetap Stabil Saat Lebaran? Ini Tipsnya

Banyak orang akan memanfaatkannya untuk mengisi perut sepuasnya, memakan apa saja yang disajikan tuan rumah saat bersilaturahmi.

Mau Tahu Caranya Berat Badan Tetap Stabil Saat Lebaran? Ini Tipsnya
Kompas.com
Ilustrasi 

BANJARMASINPOST.CO.ID, BANJARMASIN - Idulfitri adalah saatnya mereka yang merayakannya makan besar kala berkumpul bersama keluarga dan kerabat.

Banyak orang akan memanfaatkannya untuk mengisi perut sepuasnya, memakan apa saja yang disajikan tuan rumah saat bersilaturahmi.

Di saat ini, kandungan makanan dan minuman yang dikonsumsi seakan tak lagi diperhatikan.

Terpenting, asal makan-makan dan bisa berkumpul merayakan hari kemenangan tersebut.

Walau sepele, namun hal ini sangat berbahaya, terutama sekali bagi kesehatan badan.

Sebab, biasanya banyak makanan dan minuman yang disajikan mengandung bahan kimia berbahaya.

Alih-alih berat badan turun, yang ada malah kembali lagi ke berat badan semula, atau bisa jadi bertambah.

Hasilnya, badan makin berat dan gemuk.

Menurut Kepala Asuhan Gizi RSUD Ulin Banjarmasin, Wahyu Hardi Prasetiyo, momen ini perlu diperhatikan sekali.

Konsumsi makanan dan minuman harus tetap dikontrol. Saat Idulfitri, biasanya makanan utama yang disajikan rata-rata mengandung bahan-bahan berat seperti santan, karbohidrat, natrium (garam, pengawet, pengembang roti) tinggi, dan sebagainya.

“Semua unsur ini jika dikonsumsi dalam jumlah banyak bisa membuat gemuk,” terangnya.

Makanan-makanan itu boleh saja dikonsumsi karena bagaimana pun tubuh kita tetap memerlukannya seperti karbohidrat.

Hanya saja, porsinya harus dikontrol jangan sampai terlalu banyak agar berat badan tetap aman.

“Jangan terlalu banyak mengonsumsi yang berlemak. Harus perbanyak meminum air putih dan agar lebih seimbang harus ada mengonsumsi buah dan sayur,” tutupnya.

Penulis: Yayu Fathilal
Editor: Murhan
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved