Berita Kabupaten Banjar

Potensi Melimpah Ruah, Petani Manfaatkan Sekam Jadi Arang dan Pupuk Bokashi

Bagi masyarakat atau khususnya petani di Kabupaten Banjar, sekarang ini setidaknya patut bersyukur.

Potensi Melimpah Ruah, Petani Manfaatkan Sekam Jadi Arang dan Pupuk Bokashi
Halaman 13 Harian Banjarmasin Post Edisi Cetak Kamis (22/6/2017) 

BANJARMASINPOST.CO.ID, MARTAPURA - Bagi masyarakat atau khususnya petani di Kabupaten Banjar, sekarang ini setidaknya patut bersyukur.

Pasalnya, sekam yang biasanya sering dianggap sebagai sampah di masing-masing halaman rumah, pabrik atau pun gudang padi warga. Kini limbah tanaman padi tersebut sudah bisa dimanfaatkan kembali menjadi produk yang lebih bernilai, berupa arang dan Pupuk Bokashi.

Dinas Tanaman Pangan dan Holtikultura (TPH) Kabupaten Banjar, yang berharap kemampuan tersebut bisa ditularkan ke masyarakat lainnya, pun langsung mengundang dan mempraktikkan pembuatan arang sekam dan pupuk Bokashi di hadapan para penyuluh pertanian, Selasa (20/6).

Dinas TPH Kabupaten Banjar, Muhammad Fachry menjelaskan dipilihnya sekam padi sebagai arang sekam dan pupuk lantaran melimpahnya bahan baku tersebut di sejumlah tempat di Kabupaten Banjar.

Total lahan tanaman padi yang panen dalam setahun di Kabupaten Banjar lebih dari 70 ribu dengan produksi rata-rata 3,8 ton per hektare. “Artinya akan diproduksi gabah lebih dari 250 ribu ton selama satu tahun,” jelasnya.

Jika sekitar 30 persen dari total gabah tersebut berupa sekam, maka terdapat sekitar 70 ribu ton sekam padi yang bisa dipakai sebagai bahan baku pembuatan arang sekam padi dan pupuk organik. “Inilah makanya kenapa kita terus mendorong pemanfaatan sekam padi ini untuk pupuk organik,” jelas Fachry.

Lebih lanjut, ia juga menambahkan adapun kelebihan arang sekam ini karena daya simpan air yang cukup besar, sehingga mudah terkomposisi, tidak ditumbuhi jamur dan harganya relative murah.

Maka dari itu, ia berharap teknis pembuatan arang sekam ini ke depaj akan disosialisasikan ke tiap Balai Penyuluh Pertanian (BPP) dan para mantri tani di seluruh Kabupaten Banjar. "Hal ini juga sekaligus sebagai bentuk dukungan upaya Pemerintah Kabupaten Banjar dalam memperoleh penghargaan Adipura nanti, " tutupnya. (gha)

Baca lengkap di Harian Banjarmasin Post Edisi Cetak Kamis (22/6/2017)

Editor: Elpianur Achmad
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved