Berita Banjarbaru
Warga Nilai Minggu Raya Kuno, Lebih Menarik dengan Konsep Kekinian
Spanduk warung tampak robek-robek. Cat bangunan kusam. Pot-pot bunga tampak seadanya, tidak lagi menghiasnya menjadi asri atau indah.
BANJARMASINPOST.CO.ID, BANJARBARU - Salah satu yang menjadi tempat khas Kota Banjarbaru adalah Minggu Raya. Kawasan ini wadah bagi para pengusaha warung makan dan kios. Namun lama tak mendapat perhatian, menjadikannya tak tertata lagi.
Spanduk warung tampak robek-robek. Cat bangunan kusam. Pot-pot bunga tampak seadanya, tidak lagi menghiasnya menjadi asri atau indah.
Salah satu warga yang tampak keluar dari musala yang tepat di barat Minggu Raya, Rahmat, mengatakan, kawasan tersebut tidak tampak rapi lagi dengan kondisi yang ada sekarang. Para pedagang tentu tak mampu untuk membuat kawasan tersebut menjadi lebih bagus, seperti dulu saat baru diremajakan.
"Sama saja seperti warung-warung tepi jalan. Padahal Minggu Raya inikan termasuk tempat wisata pusat kota," lontarnya, Rabu (21/6).
Sementara sepengetahuan Rahmat, kawasan di sekitar Minggu Raya sudah dibenahi. Lalu disebutkannya Taman Van der Pijl, air mancur, Lapangan Dr Murjani dan Taman Bougenville.
Tetapi untuk Minggu Raya, masih dengan konsep lama sehingga terkesan tidak kekinian.
"Kelihatan kuno. Kalau dengan konsep kekinian, pastilah lebih menarik. Apalagi berada di pusat kota," ceplos Rahmat.
Ia tambahkan, tak ada pula daya tarik di Minggu Raya. Misalnya, wahana foto atau wahana hiburan kreatif yang rutin digelar.
Kepala Disporbudpar Kota Banjarbaru, Lesa Fahriana, mengaku, kawasan Minggu Raya akan segera dibenahi. Lapak-lapak pedagang akan ditata lebih rapi dan teratur. Selain itu dibersihkan sehingga lebih nyaman saat bersantap. "Yang pasti, kami akan bersihkan supaya pengunjung bisa lebih merasa nyaman," ujarnya.
Sebagai pusat kuliner, ia akui, Minggu Raya memang harus turut diperhatikan karena berada di pusat Kota Banjarbaru. Dirinya akan bekerjasama dengan Disperindag Kota Banjarbaru dalam perbaikan, termasuk membina pedagang khususnya.kuliner.
Sementara itu Plt Disperindag kota Banjarbaru, Fauzi, mengatakan, dengan adanya renovasi diharapkan pengunjung Minggu Raya menjadi lebih banyak dan memiliki daya tarik tersendiri.
"Memang saat ini masih belum rapi. Kami harapkan nanti akan lebih baik setelah dibenahi," tutupnya. (rii)
Baca lengkap di Harian Metro Banjar Edisi Cetak Kamis (22/6/2017)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/banjarmasin/foto/bank/originals/metro-banjar-edisi-cetak_20170622_170509.jpg)