Berita Kabupaten Banjar

Ya Allah! Guru Syamsuri Berpulang Alam Pun Isyaratkan Berduka

Meninggalnya tokoh agama ini membuat umat muslim di Kota Martapura, Kabupaten Banjar begitu kehilangan

Ya Allah! Guru Syamsuri Berpulang Alam Pun Isyaratkan Berduka
hari widodo
Bupati Banjar KH Khalilurrahman memimpin salat jenazah Guru Syamsuri. 

BANJARMASINPOST.CO.ID, MARTAPURA - Innalillahi Wa Inna Ilaihi Rojiun. KH Syamsuri bin KH Ghalib berpulang ke Rahmatullah.

Meninggalnya tokoh agama ini membuat umat muslim di Kota Martapura, Kabupaten Banjar begitu kehilangan, terlebih kerabat dan sesama pengajar Ponpes Darussalam.

Hingga di usia ke 75 tahun almarhumah masih aktif mengajar di Pondok Pesantren Darussalam Martapura serta membuka majlis pengajian di kediamannya dan di berbagai musholla.

Dimata kerabatnya sosok almarhumah rendah hati tidak sombong menjadi panutan masyarakat serta ulama.

"Beliau rendah hati, wajahnya teduh dan selalu menebar senyum. Sebagai sahabat beliau sesama pengajar kami merasa amat kehilangan atas kepulangan beliau, Innalillah Wainna Ilaihi Rojiun," ucap KH Fadlan Asy’ari ketua MUI Kabupaten Banjar.

Di tengah perayaan hari raya Idul Fitri umat muslim di Kota Martapura dibuat berduka. Demikian pula alam, hujan yang turun sejak sabtu sore hingga minggu seolah mengisyaratkan alam turut berduka.

Innalillah Wainna Ilaihi Rojiun, ulama asal martapura KH Syamsuri bin KH Ghalib meninggal dunia dirumah sakit Ratu Zalecha Martapura sekitar pukul 7.30 pagi. Ulama yang dikenal santun asal Desa Pakauman berpulang kerna sakit komplikasi yang dideritanya, Minggu (25/6).

Bupati Banjar KH Kholilurrahman langsung menuju kediaman beliau dan memimpin sholat jenazah, sebelum meninggal dunia, Bupati beserta istri sempat menjenguk saat almarhum dirawat di rumah sakit.

"Kita kehilangan satu ulama lagi di martapura, beliau adalah ulama yang santun, ramah di masyarakat"ucap Bupati.

Dewan guru Pondok Pesantren Darussalam Martapura dan ribuan pelayat berdatangan membanjiri rumah duka yang berlokasi di Desa Pakauman Martapura minggu siang.

Kedatangana pelayat ini untuk memberikan penghormatan terakhir kepada sosok ulama KH Syamsuri Ghalib, bertepatan dengan Adzan sholat asyar, jasad almarhum dimasukkan kedalam liang lahat yang berlokasi dihalaman rumah almarhum.

Upacara pemakaman dipimpin langsung putra beliau H Muhammad dan KH Kholilurraman.

KH Syamsuri meninggal dunia pada minggu pagi sekitar pukul 07.30 di rumah sakit umum ratu zalecha.

Almarhum sempat menjalani perawatan dirumah sakit sejak sabtu malam saat takbir idul fitri berkumandang.

"Almarhum menggunakan kursi roda dirujuk ke rumah sakit karena kondisinya semakin melemah dan kritis beberapa hari terakhir," ujar H Muhammad putra almarhumah menjelaskan.

Almarhum meninggal dunia di usia 75 tahun, meninggalkan seorang istri 10 anak, 4 anak laki-laki, 6 perempuan serta 3 cucu. (wid)

Penulis: Hari Widodo
Editor: Didik Trio
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved