Berita Banjarmasin

Wisatawan Susur Sungai di Banjarmasin Meningkat

Silih berganti pengunjung di Siring Piere Tendean mendatangi loket penjualan tiket wisata sisir sungai Martapura di Kota Banjarmasin.

Tayang:
Penulis: | Editor: Syaiful Akhyar
BANJARMASINPOST.CO.ID/HASBY
Kelotok wisata susur Sungai Martapura banjir angkutan penumpang di musim libur lebaran 

BANJARMASINPOST.CO.ID, BANJARMASIN - Silih berganti pengunjung di Siring Piere Tendean mendatangi loket penjualan tiket wisata sisir sungai Martapura di Kota Banjarmasin.

Pendapatan pemilik kelotok sejak hari pertama Idul Fitri meningkat diatas 100 persen.

Pemilik kelotok, Syarwani merasa bersyukur, pada liburan Idul Fitri pendapatan meningkat. Sedangkan jika hari biasa, tidak menentu, Rp 300 ribu saja sehari sudah bersyukur.

"Luar biasa, tingkat wisatawan susur sungai ini. Wisata susur sungai rutenya dari Siring ini ke Jembatan Pangeran Antasari dan ke Jembatan Pasar Lama," katanya, Kamis (29/6).

Setiap hari dirinya mangkal di dermaga Siring Piere Tendean. Saat liburan lebaran tahun ini, terkadang bisa pula melayani carteran ke Pasar Terapung Lok Baintan dan di Kuin, tarif Rp 300.000.

Pemilik kelotok lainnya, Hamid mengatakan, pendapatan meningkat seratus persen lebih. Saat liburan kali ini dalam sehari bisa jalan sebanyak empat kali.

"Kalau hari biasa, sekali jalan saja sudah bersyukur. Satu kelotok berkapasitas 25 orang," katanya.

Penjual tiket wisata sungai, Linda mengatakan, penjualan tiket wisata sungai mulai jelang sore hari sampai malam pukul 23.00 wita. Jalan-jalan menggunakan kelotok hanya Rp 5.000 dan jika ke Pulau Kembang Rp 35.000 per orang.

"Pengunjung meningkat, rata-rata saat liburan seperti sekarang ini 1.500 orang," imbuhnya.

Dia menambahkan, satu kelotok untuk rute jalan-jalan memuat penumpang 25 orang. Jika rute ke Pulau Kembang, jika sudah 15 orang yang membeli tiket maka kelotok berangkat. (*)

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved