Berita Banjarmasin

Turis Tak Bisa ke Atap Menara Pandang, Perbaikan Dianggarkan 2018

Belum ada tanggal pasti kapan dibukanya lantai empat Menara Pandang Siring Pierre Tendean Banjarmasin, sejak atapnya runtuh diterpa angin kencang.

Turis Tak Bisa ke Atap Menara Pandang, Perbaikan Dianggarkan 2018
Halaman 4 Harian Metro Banjar Edisi Jumat (30/6/2017) 

BANJARMASINPOST.CO.ID, BANJARMASIN - Hingga saat ini belum ada tanggal pasti kapan dibukanya lantai empat Menara Pandang Siring Pierre Tendean Banjarmasin, sejak atapnya runtuh diterpa angin kencang saat Minggu (5/2).

Namun ada wacana untuk membuka tempat yang berada di tepi Jalan Kapten Piere Tendean tersebut, meski bersifat fleksibel.

"Belum ada kepastian kapan akan dibuka lagi. Sementara ini masih ada perbaikan-perbaikan. Karena masih ada hujan, masih ada kebocoran dan membuat lantai licin, makanya masih ditutup," terang Kepala Bidang Pariwisata Dinas Pariwisata Kota Banjarmasin, Khuzaimi, Kamis (29/6).

Ia mengatakan, ketika nanti lantai empat itu sudah bersih dan dinyatakan aman, barulah akan dibuka untuk pengunjung. Sehingga, mereka bisa kembali menikmati pemandangan pinggiran sungai dari ketinggian.

Selain itu, dibukanya lantai empat tersebut hanya bersifat sementara. Mengingat, belum adanya atap. Sehingga ada kemungkinan, lantai empat itu kadang dibuka dan kadang ditutup.

Perencanaan pembangunan atap yang akan dilakukan pada 2018 pun masih akan dianggarkan. Sehingga terpaksa sementara waktu wisatawan harus menunggu tanpa ada kejelasan, sampai proses perbaikan di tempat tersebut selesai.

Sehubungan dengan perbaikan, Pemko Banjarmasin menampung sumbangan desain atap Menara Pandang dari warga. Sampai saat ini, pemko masih membuka kesempatan kepada warga yang ingin menyumbang desainnya. Sejak atap jatuh dari tiang rangkanya, baru satu orang yang menyumbangkan desain. Bahkan mengirim dua rancangan kepada Dinas Pariwisata Kota Banjarmasin.

Khuzaimi mengatakan, pihaknya masih tetap membuka sumbangan desain dari relawan hingga 2017 berakhir. Bahkan mungkin di 2018 pun masih tetap menerima. Tentunya, desain tersebut sebagai bahan referensi dan pembahasan tentang bagaimana atap nantinya.

"Kami akan senang sekali apabila warga turut berpartisipasi. Intinya, kami mengharapkan partisipasi warga untuk pembangunan atap tersebut dalam bentuk sumbangan ide atau pemikiran, termasuk desain, " ucapnya.

Ia juga berharap di tahun ini akan banyak sumbangan desain dari masyarakat. Tentunya itu akan menjadi pembahasan kala program pembuatan atap Menara Pandang nantinya.

"Hasil sumbangan desainnya akan kami presentasikan dengan beberapa SKPD dan mungkin akan lanjut ke menyesuaikan anggaran. Atau siapa tahu ada CSR yang menyumbangkan fisiknya, cuma tetap melihat hibahnya bagaimana ke pemerintah kota, " lanjutnya menjelaskan.

Nantinya untuk desain yang diterima, penyumbang akan berhak melihat atau memilihkan bahan. Namun untuk langsung mendapatkan proyek tentunya hal itu tidak diperkenankan. Karena pembuatan atap tersebut harus melalui proses lelang. (ell)

Baca Lengkap di Harian Metro Banjar Edisi Jumat (30/6/2017)

Editor: Elpianur Achmad
Sumber: Metro Banjar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved