Berita Jakarta

Anggap Berkah, PKB Yakin Kenaikan Dana Subsidi Bisa Membuat Parpol Lebih Transparan

Ketua Umum Partai Kebangkitan Bangsa Muhaimin Iskandar menyambut baik rencana kenaikan dana bantuan negara untuk partai politik.

Anggap Berkah, PKB Yakin Kenaikan Dana Subsidi Bisa Membuat Parpol Lebih Transparan
(KOMPAS/LUCKY PRANSISKA)
Peneliti Indonesia Corruption Watch, Abdullah Dahlan (kiri) dan Donal Fariz menyampaikan hasil penelitian mengenai pendanaan partai politik pada pemilihan umum 204 di kantor ICW, Jakarta, Selasa (21/5/2013). Hasil penelitian menujukan sebagian besar parpol tidak transparan soal sumber dana dan besaran jumlahnya. (KOMPAS/LUCKY PRANSISKA) 

BANJARMASINPOST.CO.ID, JAKARTA - Ketua Umum Partai Kebangkitan Bangsa Muhaimin Iskandar menyambut baik rencana kenaikan dana bantuan negara untuk partai politik.

Muhaimin yakin bahwa dengan kenaikan subsidi tersebut, pengelolaan dana parpol akan lebih transparan melalui pengawasan Badan Pemeriksa Keuangan (BPK).

"Bagus, dengan adanya bantuan yang besar dari negara, maka transparansi partai politik semakin terjaga," kata Muhaimin pada acara halalbihalal di kediamannya, Jakarta Selatan, Sabtu (8/7/2017).

Muhaimin mengatakan, kenaikan dana bantuan ini merupakan berkah bagi parpol. Selama ini pemerintah memang memberikan dana untuk parpol, jumlahnya dianggap terlalu kecil, yakni Rp 108 per suara.

Sementara itu, pemerintah berencana menaikkan dana bantuan untuk parpol menjadi Rp 1.000 per suara.

"Tentu dalam rangka menjaga kekuatan partai supaya terjaga dan menjadi bagian dari kekuatan yang menopang negara, sah-sah saja mendapatkan bantuan APBN seperti selama ini, tapi selama ini jumlah yang sangat kecil kan," ujar Cak Imin, kata dia.

Ia mengatakan, idealnya partai mendapatkan dana lebih besar dari rencana pemerintah saat ini. Namun, PKB menyadari bahwa kemampuan APBN akan terbatas. (*)

Editor: Elpianur Achmad
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved