Ekonomi dan Bisnis
OJK: BPR Masih Lemah Daya Saing
“Kami mengharapkan dengan peningkatan struktur permodalan pada BPR akan meningkatkan daya saing kelompok BPR dengan lembaga keuangan lain
BANJARMASINPOST.CO.ID - KETUA Dewan Komisioner Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Muliaman D Hadad menyebut, masih terdapat permasalahan internal Bank Perkreditan Rakyat (BPR) yang perlu dibenahi, antara lain permodalan yang masih terbatas.
“Kami mengharapkan dengan peningkatan struktur permodalan pada BPR akan meningkatkan daya saing kelompok BPR dengan lembaga keuangan lain,” ujarnya, Senin (10/7).
Saat ini, sebut dia, BPR dikategorikan berdasar besaran modal. Misalnya, BPR BUKU I dengan modal inti Rp 15 miliar, BPR BUKU II bermodal inti Rp 15 miliar-Rp 50 miliar, dan BPR BUKU III bermodal inti di atas Rp 50 miliar.
Tak hanya itu, OJK memantau sejumlah kondisi BPR yang menekan daya saing. BPR memiliki biaya dana yang tinggi sehingga berdampak pada bunga kredit. Produk dan layanan BPR belum variatif, padahal harus bersaing dengan lembaga jasa keuangan lain dalam menjaring bisnis mikro dan kecil.
Selengkapnya baca harian Banjarmasin Post, Rabu (12/7//2017), atau klik http://epaper.banjarmasinpost.co.id
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/banjarmasin/foto/bank/originals/bpost-edisi-rabu-1272017_20170712_085540.jpg)