Seputar Kalbar

Kepala Satpam Pabrik Sawit Ditemukan Tewas Menggantung di Pohon, Keluarga: Ada yang Janggal

Kapam PTPN XIII Ngabang atas nama Dion ditemukan meninggal dunia tergantung di sebuah pohon di kompleks rumah staf PKS PTPN XIII Ngabang,

Kepala Satpam Pabrik Sawit Ditemukan Tewas Menggantung di Pohon, Keluarga: Ada yang Janggal
tribunnews.com
ilustrasi

BANJARMASINPOST.CO.ID, LANDAK - Peristiwa meninggalnya Kepala Satpam (Kapam) Pabrik Kelapa Sawit (PKS) PTPN XIII Ngabang beberapa waktu yang lalu, masih saja menjadi tanda tanya besar bagi keluarga mau kerabat yang ditinggalkan.

Sebab menurut mereka, ada cukup banyak kejanggalan-kejanggalan yang terjadi.

Sebelumnya almarhum Kapam PTPN XIII Ngabang atas nama Dion ditemukan meninggal dunia tergantung di sebuah pohon di kompleks rumah staf PKS PTPN XIII Ngabang, Sabtu (1/7) pukul 06.00 WIB.

Meski hasil visum tidak ditemukan tanda-tanda kekerasan, namun pihak keluarga masih menunggu hasil outopsi.

"Kami sudah tanyakan Polres Landak untuk menanyakan hasil outopsi itu, tapi sampai sekarang katanya masih belum keluar. Katanya hasil itu keluar sekitar satu bulan," ujar kakak almarhum yang datang dari Batang Tarang, Pak Inceng, kepada wartawan pada Jumat (14/7) di Ngabang.

Dijelaskannya lagi, pihak keluarga memang sangat memerlukan hasil dari outopsi. Agar semua diketahui secara pasti penyebab dari kematian tersebut, apakah murni gantung diri atau ada penyebab lain.

"Kami sangat berharap ada petunjuk dari hasil outopsi, dan kita serahkan sepenuhnya kepada polisi," katanya.

Disampaikan Pak Inceng, ada juga beberapa kejanggalan-kejanggalan yang ditemukan pada peristiwa itu.

"Memang kita serahkan sepenuhnya kepada kepolisian dari Polres Landak. Namun kalau ada penyebab lain, kami sangat berharap dan meminta agar dilakukan hukum adat juga," terangnya.

Hal yang sama juga disampaikan oleh teman almarhum yang bekerja di PKS PTPN XIII Ngabang, Rocky, dimana ada temuan-temuan yang diketahui oleh masyarakat awam yang mungkin bisa diungkap.

Halaman
123
Editor: Ernawati
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved