Liga Senegal

Piala Senegal Makan Korban

Pertandingan Piala Liga Senegal antara Stade de Mbour dan Union Sportive d Stadion Demba Diop, Dakar, Sabtu (15/7/2017), berakhir dengan kericuhan.

Editor: Eka Dinayanti
SEYLLOU/AFP
Tembok Stadion Demba Diop, Dakar, Senegal, roboh akibat kerusuhan yang melibatkan suporter Stade de Mbour dan Union Sportive pada partai Piala Liga Senegal, Sabtu (15/7/2017) 

BANJARMASINPOST.CO.ID - Pertandingan Piala Liga Senegal antara Stade de Mbour dan Union Sportive d Stadion Demba Diop, Dakar, Sabtu (15/7/2017), berakhir dengan kericuhan.

Setelah peluit panjang dibunyikan wasit, suporter kedua tim terlibat dalam perkelahian secara masif. Polisi harus menyemprotkan gas air mata untuk meredam situasi.

Para suporter pun coba melarikan diri hingga membuat tembok stadion roboh. Kerusakan ini sekaligus memakan korban jiwa.

Dilaporkan BBC, sedikitnya delapan orang tewas dan 49 mengalami cedera akibat robohnya tembok tersebut.

Bahkan, Menteri Olahraga Senegal, Matar Ba, menyatakan bahwa seorang gadis kecil menjadi salah satu korban tewas.

"Saya akan melakukan sesuatu agar kejadian serupa tidak akan terulang di Senegal," ujar Matar Ba.

Kerusuhan di Stadio Demba Diop sekaligus membuat standar keamanan Senegal menuai sorotan. Sebelumnya, pada April 2017, peristiwa kebakaran juga sempat terjadi di Kota Casamance.

Kejadian yang disebutkan terakhir membuat 22 orang meninggal dunia dan 100 orang dinyatakan hilang.

Sumber: Kompas.com
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved