Kriminalitas Banjarmasin

Ini Jumlah Barang Bukti yang Didapat Petugas dari Gudang Ekspedisi

Dia mengapresiasi pihak ekspediasi yang kooperatif membantu pihaknya melakukan penggeledahan

Penulis: Irfani Rahman | Editor: Murhan
Banjarmasinpost.co.id/Irfani Rahman
Tempat ditemukannya beberapa koli dextro di ekspedisi Lintas Jawa di Jalan Yos Sudarso, Kamis (20/7/2017) siang. 

BANJARMASINPOST.CO.ID, BANJARMASIN - Dari informasi masyarakat, petugas akhirnya menemukan enam koli obat daftar jenis dextro di ekspedisi Lintas Jawa di Jalan Yos Sudarso, Kamis (20/7/2017) siang.

Kapolda Kalsel, Brigjen Rachmat Mulyana didampingi Direktur Narkoba Polda Kalsel, Kombes Jimy A Anes dan Kapolresta Banjarmasin, Kombes Anjar Wicaksana yang datang ke lokasi menuturkan, adanya barang terlarang ini berdasarkan informasi masyarakat yang didapat tim gabungan.

"Infonya tim dapat info bahwa ada barang masuk ke ekspedisi ini dan kita menunggu melakukan pemantauan," ucap Rachmat seraya setelah lama tak ada yang mengambil maka pihaknya putuskan menggeledah ekspedisi.

Dia mengapresiasi pihak ekspediasi yang kooperatif membantu pihaknya melakukan penggeledahan dan menemukan enam koli obat daftar G dextro, satu koli trihexyphenidyl. Kemudian 60 koli rokok yang diduga dengan cukai palsu serta empat koli kosmetik diduga tanpa izin edar.

Sementara itu, jumlah keseluruhan untuk barang bukti rokok yang menggunakan cukai diduga palsu sebanyak 60 koli. Dimana satu koli sama dengan atau berisi 60 slop, dan satu slop berisi 10 bungkus.

Kemudian untuk obat daftar G jenis dextro enam koli. Yang mana satu koli berisi 100 botol, dan satu botol berisi 1000 butir, dan satu koli trihexyphenidyl.

Jadi jumlah obata daftar G totalnya 700.000 butir. Dan kosmetik diduga palsu tanpa izin BPOM merk Qianyan sebanyak 4 koli, atau 20 dos. Sementara usai penggeledahan barang-barang itu dibawa ke Polda untuk dijadikan barang bukti.

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved