Satu Tahun Ini Jaksa Pidana Khusus Sidik 19 Perkara

Jajaran Kejaksaan Tinggi Kalsel dibawah kepemimpinan H Abdul Muni SH sepertinya sangat getol melakukan pencegahan dan pemberantasan korupsi

Satu Tahun Ini Jaksa Pidana Khusus Sidik 19 Perkara
banjarmasinpost.co.id/irfani rahman
Kajati Kalsel, Abdul Muni saat menyampaikan release kepada awak media 

BANJARMASINPOST.CO.ID, BANJARMASIN - Jajaran Kejaksaan Tinggi Kalimantan Selatan dibawah kepemimpinan H Abdul Muni SH sepertinya sangat getol melakukan pencegahan dan pemberantasan korupsi.

Terbukti selama periode Juli 2016 hingga Juli 2017 puluhan kasus telah memasuki penyidikan oleh pihak korp baju coklat ini.

Dalam jumpa pres usai upacara Peringatan Hari Bhakti Adhyaksa ke 57 tahun 2017 , Kajati Abdul Muni didampingi Wakajati Mudim Aristo dan para pejabat seperti Aspidsus , Aspidum, Asintel menuturkan kegiatan yang selama ini dilakukan.

Dimana untuk penyelidikan Kejati Kalsel menangani 8 kasus, kejari se Kalsel 17 kasus dengan jumlah total penyelidikan 25 kasus. Kemudian memasuki penyidikan pada Kejati Kalsel 3 perkara dan kejari se Kalsel 16 perkara penyidikan dengan jumlah penyidikan 19 perkara.

"Untuk penuntutan Kejati sebanyak tiga perkara, dan Kejari se Kalsel sebanyak 34 perkara dimana perkara dari lidik kepolisian 17 perkara dan 17 dari penyidikan kejaksaan," papar Abdul Muni.

Untuk penyulihan hukum kejati sebanyak 8 kegiatan, jaksa masuk sekolah sebanyak 3 kegiatan, untuk Kejari se Kalsel 60 kegiatan dan jaksa masuk sekolah 51 kegiatan. (*)

Penulis: Irfani Rahman
Editor: Syaiful Akhyar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved