Berita Regional

Perempuan Pemandu Karaoke Nekat Cetak Uang Palsu Lalu Edarkan di Pasar Tradisional, Ini Modusnya

Siti Soleha (31), wanita yang membuat uang palsu (upal) dan ditangkap tim Anti Bandit Polsek Karangpilang Surabaya ini merupakan pemandu karaoke.

Perempuan Pemandu Karaoke Nekat Cetak Uang Palsu Lalu Edarkan di Pasar Tradisional, Ini Modusnya
surya/fatkhul alamy
Tersangka Siti Soleha (kanan) mempraktikan pembuatan Upal di hadapan Kapolrestabes Surabaya, Kombes Pol Mohammad Iqbal, Senin (24/7/2017). 

BANJARMASINPOST.CO.ID, SURABAYA - Siti Soleha (31), wanita yang membuat uang palsu (upal) dan ditangkap tim Anti Bandit Polsek Karangpilang Surabaya ini merupakan pemandu karaoke.

Wanita yang tinggal di Bulak Rukem, Semampir ini pemandu karaoke di wilayah Surabaya Utara.

Upal produksi Siti Soleha, diedarkan dengan cara dijual ke Tuni (50), yang kos di Sidotopo, Semampir, Surabaya, dan Mala Herlina (49), tinggal di Wonokusumo, Semampir, Surabaya.

Siti Soleha yang mencetak upal di Bangkalan sejak Ramadan 2017, menjual ke Tuni dan Mala, dengan perbandingan 1,5 juta upal ditukar dengan Rp 500 ribu uang asli.

Kapolrestabes Surabaya, Kombes Pol Mohammad Iqbal (tengah) menunjukkan Upal yang merupakan produksi dari tersangka Siti Soleha, Senin (24/7/2017). (surya/fatkhul alamy)
Kapolrestabes Surabaya, Kombes Pol Mohammad Iqbal (tengah) menunjukkan Upal yang merupakan produksi dari tersangka Siti Soleha, Senin (24/7/2017). (surya/fatkhul alamy)

Guna mengelabui masyarakat, ketiga wanita itu mengedarkan upal dengan cara membelanjakan di pasar tradisional di daerah Keputran, Simo dan Manukan Surabaya pada dini hari.

Kapolrestabes Surabaya, Kombespol Mohammad Iqbal mengatakan, terbongkarnya tempat produksi upal ini setelah ada laporan masyarakat.

Setelah diselidiki, akhirnya petugas mendapat alat bukti dan menangkap satu pelaku dan dikembangkan menjadi tiga orang.

“Mereka ini sindikat dan bekerjasama mengedarkan uang palsu di Surabaya,” kata Iqbal di Mapolrestabes Surabaya, Senin (24/7/2017).

Menurut Iqbal, temuan ini merupakan peringatan para pedagang di pasar. K

Karena, pengedar upal ini melakukan aksinya pada malam dan pagi hari untuk mengelabui pedagang.

Dari keterangan para pelaku, lanjut Iqbal, mereka mengedarkan upal di wilayah Surabaya.

"Sementara masih diedarkan di Surabaya, tapi kami terus kembangkan kasus ini,” tutur Iqbal.

Dari tiga pelaku ini, polisi menyita barang bukti berupa Upal siap edar lebih dari Rp 6 juta pecahan mulai Rp 10 ribu hingga Rp 100 ribu, satu printer, kertas HVS, gunting, HP merk Prince, lem dan barang bukti lainnya.

Ketiga wanita kini ditahan di Mapolrestabes Surabaya. Polisi menjeratnya dengan pasal 224 atau 245 KUHP. (*)

Berita ini sudah tayang di Surya.co.id berjudul Perempuan 31 Tahun Pembuat Uang Palsu Itu Punya Kerjaan Lain, Jadi Pemandu Karaoke!

Editor: Elpianur Achmad
Sumber: Surya Online
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved