Sejarah Pulau Kalimantan Sejak 45000 SM Perlihatkan Kemunculan Tanah Banjar Jadi Viral

Sejarah Pulau Kalimantan atau Borneo dimulai sejak tahun 45000 SM, saat gelombang populasi manusia pertama tiba di daratan besar ini.

BANJARMASINPOST.CO.ID, BANJARMASIN - Sejarah Pulau Kalimantan atau Borneo dimulai sejak tahun 45000 SM, saat gelombang populasi manusia pertama tiba di daratan besar ini.

Peradaban mulai tumbuh silih berganti, seperti Nan Sarunai pada abad ke 3 Masehi dan Kutai pada abab ke 4 Masehi.

Pada 35000 SM dimulainya dengan wilayah bernama Niah, kemudian berkembali menjadi tiga wilayah pada 6000 SM, Niah, Lahad Datu, Sangkurilang.

Seiring waktu, Niah yang berada di atas Pulau Kalimantan melebar menjadi wilayah yang dikenal dengan nama Sarawak, sejak 2500 SM.

Nama kawasan Barito muncul pada 3000 SM, peradaban terus berkembang hingga 500 M, wilayah Brunei, Kutai, Berau mulai terlihat.

Pada 1500 M muncul wilayah Banjar yang sebelumnya Negara Daha, hingga wilayah yang berada di bagian bawah Pulau Borneo ini terus meluas.

Namun pada 1800 M muncul kekuasaan Hindia Belanda yang menggerus Tanah Banjar, disusul dengan kekuasaan Inggris di wilayah Brunei.

Kekuasaan Jepang muncul sekitar 1943 M yang menguasai hampir seluruh Pulau Kalimantan, hanya wilayah Serawak yang tetap berdiri.

Namun kemudian sekitar 1955 M Pulau Kalimantan terbagi menjadi tiga wilayah, Serawak, Indonesia, dan Inggris.

Hingga sekitar 1965, terbagi menjadi dua wilayah, Malaysia dan Indonesia.

Halaman
12
Penulis: Restudia
Editor: Edinayanti
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved