Berita Internasional

Skandal Tarung Bebas Anak di Bawah Umur di China, Heboh dan Membuat Miris, Lihat Videonya

Sebuah video dokumenter berdurasi 5 menit 59 detik diunggah oleh saluran Pear Video dan memperlihatkan aktivitas sebuah klub tarung bebas.

Tayang:
Editor: Elpianur Achmad
South China Morning Post
Para petarung En Bo Club di Chengdu, China 

BANJARMASINPOST.CO.ID, BEIJING - Tarung bebas atau Mix Martial Arts (MMA) merupakan salah satu olahraga keras yang sedang meledak akhir-akhir ini.

Namun di China, muncul skandal yang cukup menghebohkan dan menyangkut salah satu bela diri ini.

Sebuah video dokumenter berdurasi 5 menit 59 detik diunggah oleh saluran Pear Video dan memperlihatkan aktivitas sebuah klub tarung bebas.

Pusat pelatihan tarung bebas bernama En Bo di Chengdu itu telah melatih 400 petarung berusia anak-anak.

Kebanyakan dari mereka sudah tidak hidup bersama orangtuanya.

Lalu, masing-masing dari mereka akan melakukan pertarungan yang dapat dilihat secara umum oleh masyarakat.

Klub En Bo ini telah berdiri sejak 2001 dan mengadopsi anak yatim yang beberapa diantaranya dijadikan petarung.

Salah seorang petarung, Xiao Wu juga menyampaikan pemikirannya mengenai aktivitasnya sebagai petarung bebas.

Baginya, bertarung adalah pilihannya dibanding hidup sebagai petani atau buruh.

Padahal, ini jelas melanggar kemanusiaan.

Anak-anak tidak seharusnya dilibatkan dalam olahraga keras dan menjadi eksploitasi bisnis.

Munculnya video ini menimbulkan berbagai reaksi di China.

Salah satunya, Pemerintah China mulai melakukan investigasi mengenai legalitas pusat pelatihan dan aktivitas adopsi yang dilakukan. (*)

Berita ini telah dipublikasikan di BolaSport.com berjudul: Heboh, Skandal Tarung Bebas di Bawah Umur di China Menimbulkan Rasa Miris

Sumber: BolaSport.com
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved