Kriminalitas Banjarmasin

Terlibat Peredaran 1800 Butir Carnophen, Dua Warga Alalak Dijebloskan di Tahanan Polda Kalsel

Tak hanya itu setelah menjalani pemeriksaan intensif, keduanya akhirnya ditahan penyidik karena terbukti terlibat peredaran obat tanpa izin edar.

Terlibat Peredaran 1800 Butir Carnophen, Dua Warga Alalak Dijebloskan di Tahanan Polda Kalsel
Istimewa
Ilustrasi- Ribuan butir Pil Carnophen yang ditemukan di sebuah rumah di Desa Rasau, HST oleh Tim BNNP Kalsel dan Polres HST 

BANJARMASINPOST.CO.ID, BANJARMASIN - Ahmad Fauzi alias Uzi (38) warga Komplek Persada Permai Baru 1 jalur 3 Rt.31 Alalak Kabupaten Barito Kuala dan Basran (45) warga Jalan. Alalak Selatan Gang Rahim Rt.005 Rw.001, Banjarmasin Utara meski berurusan dengan petugas Direktorat Narkoba.

Tak hanya itu setelah menjalani pemeriksaan intensif, keduanya akhirnya ditahan penyidik karena terbukti terlibat peredaran obat tanpa izin edar berupa carnophen berjumlah sekitar 1800 butir.

Info diperoleh, penangkapan keduanya ini awalnya dari informasi adanya peredaran obat carnophen zenit dan langsung ditindaklanjuti penyidik Subdit II pada Selasa (25/7) sekitar pukul 17:00 Wita. Dimana petugas menangkap Ahmad Fauzi alias Uzi.

Yang bersangkutan ditangkap di pinggir jalan Alalak Selatan Rt.005 Kelurahan Alalak Selatan Kecamatan Banjarmasin Utara. Dalam penangkapan itu petugas menemukan sekitar 1000 butir lebih obat. Dari Uzi inilah terungkap bahwa carnophen itu dibeli dari Basran.

Maka tanpa menunggu lama petugas menangkap Basran. Maka keduanya dibawa ke Mako Polda Kalsel untuk menjalani pemeriksaan lebih lanjut.

Direktur Narkoba Kombes Jimy A Anes melalui Kasubdit II AKBP Andi Alimin , Rabu (26/7) siang membenarkan penangkapan tersebut.
"Awalnta kita tangkap tersangka satu dan kemudian katanya barang dari tersangka dua, " papar Andi .

Menurutnya dari perhitungan jumlah barang bukti carnophen yang diamankan berjumlah 1800 butir. Untuk keduanya pihaknya kenakan pasal. 197 UU RI No.36 tahun 2009 Tentang kesehatan. (*)

Penulis: Irfani Rahman
Editor: Elpianur Achmad
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved