Berita Tanahlaut

Sebar Spanduk di Titik Rawan Kecelakaan

Jajaran Satuan Lalulintas (Satlantas) di Polres Tanahlaut menyebar spanduk peringatan bagi pengendara yang memasuki wilayah hukum Polres Tanahlaut.

BANJARMASINPOST.CO.ID, PELAIHARI - Jajaran Satuan Lalulintas (Satlantas) di Polres Tanahlaut menyebar spanduk peringatan bagi pengendara yang memasuki wilayah hukum Polres Tanahlaut.

Spanduk itu terkesan serem karena tak hanya tulisan berisi peringatan. Tapi disertai juga foto sosok penampakan arwah perempuan akibat korban kecelakaan.

Spanduk itu vital di media sosial karena tak sedikit pengendara yang melintas dari kawasan Gunung Kayangan, malam hari kaget. Itu karena sorot lampu kendaraan jika malam hari terasa seram.

"Aku melihat malam hari dari kejauhan seram. Alangkah eloknya kalau foto cowok ganteng atau cewek cantik," ujar Imelda, warganya asal Pelaihari, Sabtu (29/7/2017).

Kepala Satlantas Polres Tanahlaut, AKP Irwan Kurniadi mengaku sebaran spanduk peringatan keselamatan berlalulintas itu adalah satu upaya Satlantas Polres Tanahlaut.

Menurutnya, trik membuat spanduk imbauan yang berbeda seperti biasanya dengan tujuan untuk menarik perhatian para pengendara yang melintas di daerah rawan kecelakaan lalulintas.

"Keberadaan spanduk itu diharapkan dapat menekan angka kejadian lakalantas yang terjadi di wilayah hukum Polres Tanahlaut," ujarnya.

Berikut ini hasil survei Satlantas Polres Tanahlaut, terkait titik rawan lakalantas diantaranya adalah :
1. Ruas jalan Jend. Ahmad Yani Ds. Liang Anggang km. 31.400 Kecamatan Batibati Kabupaten Tanahlaut (sekitar PT. Indofood).

2. Sekitar ruas jalan Jend. Ahmad Yani Ds. Ambungan Km. 58.100 Kecamatan Pelaihari Kabupaten Tanahlaut.

3. Ruas jalan Jend. Ahmad Yani km.68.500 Kelurahan Saranghalang Kecamatan Pelaihari Kabupaten Tanah Laut atau tikungan proyek Pelaihari City

Adaoun Data lakalantas pada 2017 hingga Juli 2017 ini
1. Jumlah lakalantas : 30 kasus
2. Korban meninggal dunia : 31 orang
3. Luka berat : 1 orang
4. Luka ringan : 31 orang

Penulis: Mukhtar Wahid
Editor: Edinayanti
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved