Berita Banjarmasin
Tertiimba Tembok Kamar Mandi Kantor Prodia, Pekerja Bangunan Sandi Tewas
Sekitar pukul 14.00 Wita, tiba-tiba tembok kamar mandi di dekat Sandi bekerja roboh dan menimpa Sandi. Sandi pun tergencet bongkohan tembok sangat bes
BANJARMASINPOST.CO.ID, BANJARMASIN - Arisandi alias Sandi (21) secepatnya dilarikan ke IGD RSUD Ulin Banjarmasin. Namun Tuhan berhendak lain, buruh bangunan yang tertimpa tembok kamar mandi itu mengembuskan nafas terakhirnya saat dalam perawatan tim medis, Jumat (28/7/2017).
Informasi didapat di lapangan, Jumat pagi Sandi (21), warga Jalan Kampung Baru RT14 Kelurahan Kampung Baru, Banjarmasin Selatan, sudah bekerja di Kantor Laboratorium Prodia di Jalan A Yani Km 3,5 No131/133 Kelurahan Kebun Bunga Kecamatan Banjarmasin Timur (Bantim). Dia bekerja di dekat kamar mandi.
Sekitar pukul 14.00 Wita, tiba-tiba tembok kamar mandi di dekat Sandi bekerja roboh dan menimpa Sandi. Sandi pun tergencet bongkohan tembok sangat besar. Akibatnya Sandi tidak bisa bergerak dan menderita luka cukup parah di bagian kepala.
Robohnya tembok kamar mandi itu menimbulkan bunyi yang cukup keras. Bunyi itu mengundang perhatian teman-teman Sandi yang tengah bekerja di tempat lain. Mereka menuju sumber bunyi dan mendapati Sandi terhimpit bongkahan tembok.
Teman Sandi langsung mengangkat tembok yang menghimpit Sandi. Setelah Sandi terbebas, mereka secepat membawa Sandi ke IGD RSUD Ulin Banjarmasin. Saat dibawa ke rumah sakit, Sandi masih bernafas. Oleh tim medis, Sandi langsung diberikan pertolongan. Sayanganya nyawa Sandi tak bisa diselamatkan. Dia meninggal dalam perawatan tim medis.
Kapolresta Banjarmasih Kombes Anjar Wicaksana melalui Kapolsekta Banjarmasin Timur Kompol Dese Yulianti mengatakan pihaknya masih menyelidiki kasus yang menyebabkan Sandi meninggal dunia.
"Tadi siang kejadiannya. Kami masih melakukan penyelidikan kecelakaan kerja tersebut," ucap Dese, Jumat (28/7).
Penyelidikan sementara, kata Dese, korban waktu itu tengah mengerjakan tembok kamar mandi. “Seperti apa kejadian tidak ada yang tahu. Para saksi melihat kepala dan kiki korban sudah dalam keadaan tertindih tembok kamar mandi,” ujarnya.
Dese mengatakan, korban sempat dibawa ke rumah sakit dan diberi infus oleh petugas medis. “Tak lama setelah diberi infus, korban meninggal. Luka yang diderita korban sangat parah. Leher bagian kanan patah, kaki kanan patah dan hancur,” ujarnya.
Ditanya apakah korban waktu itu bekerja menyemen? Dese mengatakan pihaknya masih menyelidiki.
"Belum jelas kerja korban, karena para tukang yang kami mintai keterangan tidak kooperatif," ucap Dese. (dwi)
Baca lengkap di harian Metro Banjar Edisi Cetak Sabtu (29/7/2017)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/banjarmasin/foto/bank/originals/tembok-roboh-gencet-kepala-sandi_20170729_134545.jpg)