Seputar Kaltara

Angkatan Laut Malaysia Bayang-bayangi Pembangunan Menara Suar di Ambalat

Pembangunan menara suar di Karang Unarang, Ambalat, perairan Sebatik, Kabupaten Nunukan sempat terhenti akibat telah berakhirnya izin operasi kapal

Angkatan Laut Malaysia Bayang-bayangi Pembangunan Menara Suar di Ambalat
tribunkaltim.co/niko ruru
Proses pergantian bendera merah putih di menara suar Karang Unarang, Ambalat, Kabupaten Nunukan, Kalimantan Utara. 

Saat ini pengawasan dan penjagaan penuh dilakukan TNI Angkatan Laut terhadap proses pembangunan menara suar.

Sejak pembangunan menara suar dimaksud, TNI Angkatan Laut memang selalu menyiagakan dua personelnya.

Mereka bertugas mengawal sekaligus mengantisipasi gangguan Malaysia, mengingat kawasan ini juga diklaim negara tetangga.

Dia mengatakan, setiap harinya ada dua personel TNI Angkatan Laut yang mengawasi dan menjaga jalannya pembangunan tersebut.

"Perintah atasan juga seperti itu. Penempatan prajurit TNI AL ini sebagai salah satu counter attack bagi gangguan Malaysia yang pernah terjadi sebagaimana tahun 2005 lalu," ujarnya.

Saat pembangunan pertama menara suar di Karang Unarang pada 2005, Kapal Perang Malaysia KD Kerambit, sempat memasuki Karang Unarang dan meminta para pekerja menghentikan pembangunan menara suar tersebut.

Namun permintaan dibalas dengan pengusiran oleh Kapal Republik Indonesia Rencong (622).

"Kerambit sempat mengirim pesan selamat datang di perairan Malaysia. Langsung dibalas KRI Rencong dengan kalimat selamat datang juga di perairan Indonesia. Lalu KRI Rencong menghalau KD Kerambit untuk menjauh," ujarnya. (*)

Editor: Ernawati
Sumber: Tribun Kaltim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved