Berita Banjarmasin

Dinas Perdagangan dan Perindustrian Kota Banjarmasin Terus Pantau Harga Garam

Hal ini bahkan sempat membuat Kepala Dinas Perdagangan dan Perindustrian Kota Banjarmasin Khairil Anwar geleng-geleng kepala.

Dinas Perdagangan dan Perindustrian Kota Banjarmasin Terus Pantau Harga Garam
Garam berkualitas langka di pasaran 

BANJARMASINPOST.CO.ID, BANJARMASIN - Hal ini bahkan sempat membuat Kepala Dinas Perdagangan dan Perindustrian Kota Banjarmasin Khairil Anwar geleng-geleng kepala.

"Sepanjang hidup saya, baru ini kejadian garam langka dan harganya naik," kata dia.

Dia juga mengatakan, pihaknya selaku instansi yang mengawasai perdagangan di kota ini, selalu memonitoring tidak saja pada garam, namun juga semua bahan pokok lainnya seperti beras yang kini juga mulai diributkan terkait oplosan beras.

“Kami terus melakukan pengawasan terhadap perdagangan dan perindustrian di kota ini. Semua garam di Banjarmasin ini merupakan kiriman dari Jawa, jadi kita memang sangat bergantung pada produksi di Pulau Jawa,” katanya.

Ditambahkan Kasi Monitoring Dinas Perdagangan dan Perindustrian Kota Banjarmasin Bilfagih, di Banjarmasin sendiri harga garam terpantau naik hingga 300 persen.

"Dari harga Rp 45 ribu perbalnya, melonjak naik dari Rp 100 hingga Rp 120 ribu. Mudahan bisa segera normal dalam beberapa waktu ke depan," tambahnya.

Di Banjarmasin sendiri, pengaruh kenaikan harga garam, kata dia sebenarnya tidak terlalu signifikan.

“Para pedagang sembako di Pasar Sentral Antasari, misalnya, mereka terpaksa mengurangi penyediaan garam, dimana tadinya menyediakan ratusan pack, kini menjadi puluahn pack saja, ” terangnya.(*)

Penulis: Rahmadhani
Editor: Elpianur Achmad
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved