Berita Hulu Sungai Selatan
Gantung Diri Usai Ribut dengan Isteri
Mastur (20) warga Dusun Samirang Desa Bakarung Kecamatan Angkinang, Hulu Sungai Selatan (HSS) menghembuskan napas terakhirnya dengan cara gantung diri
Penulis: Aprianto | Editor: Eka Dinayanti
BANJARMASINPOST.CO.ID, KANDANGAN - Mastur (20) warga Dusun Samirang Desa Bakarung Kecamatan Angkinang, Hulu Sungai Selatan (HSS) menghembuskan napas terakhirnya dengan cara gantung diri.
Korban yang bekerja sebagai penjual pentol diketahui tewas pada Kamis, (3/8) pukul 00.30 Wita. Korban tewas dalam kondisi tergantung pada seutas tali nilon di palang kayu atas rumahnya.
Korban ditemukan pertama kali oleh isterinya, Rusti Mayasari (28). Korban ditemukan dalam kondisi sudah tidak bernyawa lagi.
Berdasarkan data yang dihimpun, sebelum kejadian korban pulang ke rumahnya sehabis berjualan pentol pada Rabu, (2/8) pukul 23.00 Wita.
Selanjutnya, korban membangunkan isterinya setelah itu isterinya terbangun dan korban memberi tahu bahwa membeli handphone merk Advan seharga Rp 630.000.
Kemudian isteri korban mempermasalahkannya dengan memarahi suaminya (korban) dengan alasan uang itu dihemat jangan dibelikan handphone karena isterinya sedang sakit dan belum berobat.
Setelah itu isteri korban tertidur kemudian isteri korban terbangun mencari suaminya tidak ada lagi di tempat tidur kemudian menemukan korban sudah dalam keadaan posisi gantung diri menggunakan tali nilon yang diikat di palang kayu atas rumah.
Kasat Reskrim Polres HSS AKP Reza Bramantya membenarkan dengan peristiwa adanya korban meninggal gantung diri.
"Untuk dugaan sementara, korban gantung diri karena ada permasalahan keluarga," katanya, Kamis, (3/8).
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/banjarmasin/foto/bank/originals/ilustrasi-gantung-diri_20170207_133909.jpg)