Berita Regional

Dasar Tak Berakhlak Guru Agama Ini! Tega-teganya Cabuli Santrinya di Tempat Ibadah

Polisi menemukan dua alat bukti yang menjadi dasar menetapkan guru agama tersebut sebagai tersangka dan ditahan.

Dasar Tak Berakhlak Guru Agama Ini! Tega-teganya Cabuli Santrinya di Tempat Ibadah
banjarmasinpost.co.id/kompas.com/SHUTTERSTOCK
Ilustrasi 

BANJARMASINPOST.CO.ID, PASURUAN - Seorang guru agama di Pasuruan ditangkap Satuan Reskrim Polres Pasuruan karena diduga mencabuli bocah berusia 11 tahun, Senin (14/8/2017) siang.

Pelaku bernama Misbachuddin (58), warga Dusun Tamping, Desa Watukosek, Kecamatan Gempol, Kabupaten Pasuruan, diduga kuat mencabuli muridnya berinisial PDK (11) pada awal Maret lalu.

Kapolres Pasuruan AKBP Raydian Kokrosono mengatakan, penangkapan, penetapan, serta penahanan tersangka ini dilakukan setelah penyidik menemukan barang bukti.

Polisi menemukan dua alat bukti yang menjadi dasar menetapkan guru agama tersebut sebagai tersangka dan ditahan.

Raydian, sapaan akrabnya, mengatakan, dalam pemeriksaan, penyidik menemukan indikasi kuat bahwa tersangka ini mencabuli korban. Dugaan awal, korban dicabuli satu kali di musala ponpes.

"Sementara ini, tersangka mengaku baru sekali mencabuli korban. Mulanya, tersangka justru tidak mengaku sudah mencabuli korban. Nanti kami akan mendalami kasusnya," tambah Raydian.

Kapolres Pasuruan AKBP Raydian Kokrosono bersama Ketua Komnas HAM Agust Merdeka Sirait bertemu dengan tersangka dugaan pencabulan di Ruang Gelar Perkara Satreskrim Polres Pasuruan.

Menurut Raydian, kepada polisi, tersangka mengaku berpura-pura memberi obat kepada korban.

Jadi, dari situlah, tersangka melampiaskan nafsu bejatnya. Kejadian itu dilakukan setelah shalat subuh.

"Tersangka menemui korban di mushala setelah salat subuh berjamaah. Selanjutnya, tersangka memberikan minuman sprite yang sudah dicampuri dengan bodrek. Korban diminta untuk meminumnya," ungkapnya.

Halaman
12
Editor: Didik Trio
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved