Berita Banjarmasin

Dosen Poliban Ini Gugah Generasi Muda Cinta Kain Nusantara Lewat Busana Kreasinya Ini

Sentuhan asesoris tradisional Padang melekat pada gaun malam yang dipadu dengan batik tua sebagai sentuhan bagi kalangan muda.

Dosen Poliban Ini Gugah Generasi Muda Cinta Kain Nusantara Lewat Busana Kreasinya Ini
banjarmasinpost.co.id/hasby
Rohayati bersama busana rancangannya 

BANJARAMSINPOST.CO.ID, BANJARMASIN -- Generasi muda tidak perlu sungkan atau gengsi mengenakan gaun nusantara, seperti tenun atau batik. Itulah salah satu misi yang diusung Rohayati, dirinya mengkreasikan kain-kain tua atau tidak terpakai dengan kain baru untuk menjadi pakaian yang ada sentuhan nusantara.

Hasil rancangannya ditampilkan di lantai dasar Duta Mall Banjarmasin, dalam rangka memeriahkan HUT ke-72 Kemerdekaan RI. Model dari Scarlet, Echa mengenakan pakaian hasil rancangannya, Kamis (17/8) malam.

Sentuhan asesoris tradisional Padang melekat pada gaun malam yang dipadu dengan batik tua sebagai sentuhan bagi kalangan muda.

Rohayati memodifikasi kain tua atau yang sudah tidak terpakai menjadi kebaya, batik tua bahkan gaun malam. Tentunya ada khas nusantaranya.

"Belum ada kearah bisnis, tetapi lebih meningkatkan kecintaan kepada generasi muda, membangun komunitas generasi muda yang mencintai kain-kain nusantara, baik bentuknya tenun maupun batik-batik yang berusia tua atau tidak terpakai," jelasnya.


Rohayati bersama busana hasil rancangannya.

Dijelaskannya, mencintai produk atau khasanah budaya Indonesia merupakan bagian dari cinta tanah air. Memodifikasi kain nusantara dan mendesainnya menjadi model kekinian agar generasi muda memiliki rasa berysukur dan berdoa atas kenikmatan yang diberikan Tuhan YME, kain-kain nusantara termsuk kekayaan dalam negeri ini.

"Memanfaatkan kain-kain lama, juga merupakan mengurangi pola konsumtif," imbuh Dosen Politeknik Banjarmasin (Poliban) Jurusan Administrasi Bisnis itu.

Alumni pertukaran pemuda antar negara Asean 1991 itu mengharapkan, para remaja menjadi nyaman dan percaya diri mengenakan pakaian yang ada sentuhan nusantaranya ketika bersantai dengan teman seusianya dalam busana casual modern.

Dirinya pun mengajak desainer lainnya di Kalsel agar memaksimalkan kain-kain nusantara dalam rancangannya, untuk pra remaja dan remaja. Terutama memodifikasi kain tua, dan menurutnya bisa dilakukan oleh siapa saja. (*)

Penulis:
Editor: Elpianur Achmad
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved