Berita Tanahlaut

Monyek Liar Serang Pekerja Tambang di Kintap, Dua Pekerja Dilarikan ke Rumah Sakit

Sueb bahkan harus menjalani operasi bedah di lengan kanan dan punggungnya akibat gigitan monyet yang berkeliaran di areal permukiman

Monyek Liar Serang Pekerja Tambang di Kintap, Dua Pekerja Dilarikan ke Rumah Sakit
banjarmasinpost.co.id/mukhtar wahid
DISERANG MONYEK - Selang infus masih menempel di tangan kirin Sueb, korban gigitan monyet liar itu ditemani istri, anak dan ibu kandungnya di ruang Intan RSUD Hadji Boejasin Pelaihari, Tanahlaut, Jumat (18/8). 

BANJARMASINPOST.CO.ID - PELAIHARI - Keganasan binatang liar jenis monyet, membuat Sueb, pekerja pertambangan batu bara di Desa Bukitmulia, Kecamatan Kintap, Tanahlaut harus menjalani rawat inap di ruang Intan RSUD Hadji Boejasin Pelaihari, Jumat (18/7).

Sueb bahkan harus menjalani operasi bedah di lengan kanan dan punggungnya akibat gigitan monyet yang berkeliaran di areal permukiman tempat kerjanya di Desa Bukitmulia.

Warga Desa Karangrejo, Kecamatan Jorong itu sementara ini tak mampu menggerakkan lima jarinya. Diduga ada urat yang berputus. Namun, tim medis telah melakukan penanganan terhadap lengan kanannya dan mengobati luka gigitan di punggungnya.

Sueb tak menduga bernasib naas dialaminya Rabu (16/8). Diceritakannya, hari itu dirinya ingin berangkat kerja dan seperti kebiasan, sebelum kerja buang hajat.

Usai buang air besar, binatang buas itu mendadak sudah menerkamnya dari belakang. Kaget sekaligus kesakitan, korban berteriak meminta tolong. "Monyet mendadak menempel di bagian punggung saya. Saya pegang dengan lengan kanan saya, monyet itu mengigit saya," ujar Sueb.

Usai mengigit, monyet itu kabur. Teman korban seperti tak berani menangkap monyet itu. Diduga sebagian takut digigit monyet. Ternyata korban gigitan monyet itu tak hanya Sueb.

"Selang satu minggu sebelumnya. Kata teman saya ada pekerja pertambangan yang digigit di pantatnya. Malahan diopname di rumah sakit Banjarmasin. Cuma saya tidak kenal," ujarnya.

Sueb mengaku ditolong temannya, setelah digigit itu untuk diobati di Puskesmas Kintap. Lukanya parah, kemudian dirujuk ke RSUD Hadji Boejasin.

Dirawat di UGD sebentar, kemudian menjalani rawat inap di ruang Nilam hingga kemarin, Sueb dipindah ke ruang Intan, pasca operasi bedah.

Adapun monyet ganas yang melukai Sueb itu, kini sudah tewas dibunuh tetangga Sueb. Warga tak ingin menjadi korban gigitan monyet liar tersebut.

Terpisah, anggota Polisi Kehutanan Kantor Seksi BKSD Pelaihari, Risman Saragih menjelaskan keberadaan monyet harus dilaporkan secara tertulis kepada pihaknya. Menurutnya, monyet atau kera itu merupakan jenis binatang hama. Boleh dibunuh jika sudah membahayakan manusia. "Kera itu seperti yang pernah kami kepung di Desa Pemalongan, Kecamatan Bajuin dan Desa Pantailinuh, Kecamatan Batuampar," ujarnya.

"Daripada manusia jadi korban. Sebaiknya monyet saja yang dikorbankan. Tapi sebaiknya dihalau saja jika mendekati permukiman," ujarnya. (tar)

Editor: Elpianur Achmad
Sumber: Metro Banjar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved