Breaking News:

Liga Indonesia

Jelang Lawan Arema, Barito 'Krisis' Pelatih?

Praktis hari ini Senin (21/8/2017) sore, Rizky Pora dan kawan-kawan pun hanya didampingi oleh dua asisten pelatih yang tersisa yakni Vitor dan Felipe.

Penulis: Frans Rumbon | Editor: Elpianur Achmad
BANJARMASINPOST.co.id/apunk
Barito Putera vs Madura United 

BANJARMASINPOST.CO.ID - Tim Barito Putera dipastikan akan kembali melakoni laga kandangnya dalam kompetisi Gojek Traveloka Liga 1 dengan menjamu tim tangguh yakni Arema FC pada Rabu (23/8/2017).

Dan menjelang laga yang akan dihelat di Stadion 17 Mei Banjarmasin tersebut, tim Barito sepertinya mengalami 'krisis' pelatih.

Pasalnya setelah ditinggal pergi oleh pelatih kepala yakni Jacksen F Tiago kembali ke negara asalnya yakni Brasil, Barito kembali ditinggal oleh asisten pelatihnya yakni Yunan Helmi.

Seperti diketahui sekitar sepekan terakhir Jacksen kembali ke Brasil terkait dengan urusan keluarga, yakni menghadiri anak pertamanya Matheus Thiago melangsungkan pernikahan pada Sabtu (19/8/2017).

Sementara Jacksen ke Brasil, persiapan tim menghadapi Arema FC pun dilakukan oleh tiga asisten pelatihnya yakni Yunan Helmi, Vitor Tinoco serta Felipe sebagai pelatih kiper.

Namun diketahui sejak Minggu (20/8/2017), Yunan sudah meninggalkan tim terkait dengan aktivitasnya mengikuti kursus lisensi A AFC yang dilaksanakan di Jakarta.

Praktis hari ini Senin (21/8/2017) sore, Rizky Pora dan kawan-kawan pun hanya didampingi oleh dua asisten pelatih yang tersisa yakni Vitor dan Felipe.

Saat dihubungi BPost Online, asisten manajer Barito yakni Syarifuddin Ardasa membenarkan bahwa Yunan harus meninggalkan tim terkait dengan pengambilan lisensi kepelatihan.

"Iya, coach Yunan sudah berangkat sejak Minggu untuk mengikuti kursus lisensi kepelatihan A AFC. Jadi hari ini tim melakukan latihan didampingi oleh coach Vitor. Tapi besok coach Jacksen sudah tiba," ujar asisten manajer Barito, Syarifuddin Ardasa.

Diminta komentarnya mengenai asisten pelatih Yunan Helmi yang mengambil langkah mengikuti lisensi kepelatihan A AFC, Syarifuddin pun sangat mengapresiasinya.

"Ini bagus sekali karena Barito tidak hanya fokus menyiapkan materi pemain saja tetapi kami juga mengupgrade kualitas pelatih. Karena sepakbola sekarang sangat dinamis perkembangannya," jelasnya.

Ditambahkannya, hal ini juga terkait dengan rencana jangka panjang manajemen tim Laskar Antasari.

"Dengan menyiapkan kualitas pelatih sehingga rencana jangka panjang tim untuk menaikkan kualitas pembinaan pemain muda Banua semakin meningkat. Dan kami juga merekomendasikan Meidiansyah ikut C AFC untuk melengkapi dua pelatih dari SOBP sebelumnya yang sudah lulus di C AFC," pungkasnya. (*)

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved