Berita Banjarmasin

Ikut Workshop Menulis Kisdap, Puspa Penasaran Menulis Bahasa Banjar

Sejumlah kisdap karya Jamal telah dibukukan dengan judul Galuh, sedangkan dalam bentuk novel berjudul Pambatangan dan mendapatkan Hadiah Rancage 2017.

Penulis: Syaiful Anwar | Editor: Elpianur Achmad
banjarmasinpost.co.id/syaifun anwar
Jamal T Suryanata menjelaskan tentang menulis Kisdap 

BANJARMASINPOST.CO.ID, BANJARMASIN - Sebanyak 35 orang penulis buku, mahasiswa dan guru berasal dari Banjarmasin, Banjarbaru, Martapura, Kintap Gambut dan Batola mengikut Workshop Menulis Kisdap atau Kisah Handap atau cerita pendek (Cerpen) dalam Bahasa Banjar di aula Perpustakaan Kalsel Jalan A Yani Kilometer 6 Banjarmasin, Rabu (23/8/2017).

Sebagai nara sumber workshop tersebut Jamal T Suryanata, salah satu sastrawan Banjar yang menekuni penulisan karya sastra dalam bahasa daerah.

Jamal pula yang pertama kali memperkenalkan istilah “kisdap” (kisah handap) untuk penyebutan cerita pendek dalam bahasa Banjar.

Sejumlah kisdap karya Jamal telah dibukukan dengan judul Galuh, sedangkan dalam bentuk novel berjudul Pambatangan yang berhasil mendapatkan Hadiah Rancage 2017.

Kepala Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Provinsi Kalimantan Selatan Hj Nurliani Dardie, atau akrab disapa Bunda Nunung, mengatakan kegiatan workshop ini sebagai bentuk upaya meningkatkan budaya literasi. “Diharapkan, dengan digelarnya kegiatan ini, nantinya akan lebih banyak lagi penulis atau sastrawan Kalsel yang menekuni penulisan kisdap,” ujarnya.

Salah satu peserta workshop, Puspa Mekar mengatakan dirinya mengikuti kegiatan ini untuk menambah wawasan bagaimana caranya menulis Bahasa Banjar.

"Saya belum pernah menulis Bahasa Banjar, jadi ingin tahu juga. Allhamdulillah, banyak ilmu yang didapat selama mengikuti worskshop ini," tandas penulis beberapa novel ini. (*)

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved