Breaking News:

Berita Banjarbaru

Peneliti Silvikultur Berkumpul di Fakultas Kehutanan ULM, Mereka Dukung Revolusi Soal Ini

Kemudian Kepala Dinas Kehutanan provinsi Kalsel, Hanif Faisol. Guru besar Fakultas Kehutanan ULM, Prof Yudi firmanul Arifin

Penulis: Nia Kurniawan | Editor: Murhan
Banjarmasinpost.co.id/Nia Kurniawan
Sebanyak 172 judul hasil penelitian dan pemikiran bidang silvikultur dipresentasikan pada pemakalah. Jadi bagian Seminar ke-5 nasional silvikultur dan kongres ke-4 masyarakat silvikultur Indonesia (Massi). 

BANJARMASINPOST.CO.ID, BANJARBARU - Sebanyak 172 judul hasil penelitian dan pemikiran bidang silvikultur dipresentasikan pada pemakalah. Jadi bagian Seminar ke-5 nasional silvikultur dan kongres ke-4 masyarakat silvikultur Indonesia (Massi).

Acara digelar Kerjasama masyarakat silvikultur Indonesia dengan fakultas kehutanan Universitas lambung Mangkurat, Rabu (23/8/2017) sampai Kamis (24/8/2017).

Seminar nasional kelima ini diselenggarakan sebagai wadah komunikasi ilmiah tentang perkembangan penelitian dan aplikasi teknik-teknik silvikultur dalam rangka memulihkan fungsi hutan secara lebih baik dalam segala aspeknya.

Seminar ini juga merupakan rangkaian agenda seminar tahunan yang diselenggarakan oleh masyarakat silvikultur Indonesia Massi.

Dibarengi dengan kongres Massi, kegiatan seminar bertujuan mempublikasikan hasil penelitian pemikiran dan pengalaman yang berkaitan dengan silvikultur dalam rangka meningkatkan kesejahteraan rakyat dan produksi hutan Lestari.

Seminar mengambil tema silvikultur untuk produksi hutan Lestari dan rakyat Sejahtera. Menghadirkan Narasumber yakni direktur kesatuan pengelolaan hutan lindung Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan RI, Bagus herudoyo .

Kemudian Kepala Dinas Kehutanan provinsi Kalsel, Hanif Faisol. Guru besar Fakultas Kehutanan ULM, Prof Yudi firmanul Arifin, Akademisi Fakultas Kehutanan UGM Budiadi, akademisi, Akademisi fakultas kehutanan IPB, irdika Mansur.

Juga Ade Hidayat dari Adaro Indonesia dan Hari Sutikno dari PT Tunas Inti Abadi, serta Rizali Rakhman dari PT jorong Barutama Greston. Diikuti ratusan peserta akademisi, penyuluh, petani, praktisi, peneliti dan birokrat.

Ketua panitia pelaksana Hamdani Fauzi menegaskan perlu dukung dan terus tingkatkan gerakan revolusi hijau. "Revolusi hijau untuk percepatan dan terapkan silvikultur yang tepat," katanya.

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved