Berita Kalteng
Ketua DAD : Orang Dayak Pedalaman Banyak Tertinggal Perlu Perhatian
Ketua Dewan Adat Dayak Kalimantan Tengah, H Agustiar Sabran, Sabtu (26/8/2017) dalam kegiatan Rapat Koordinasi Dewan Adat Dayak se Kalimantan Tengah
Penulis: Fathurahman | Editor: Eka Dinayanti
BANJARMASINPOST.CO.ID, PALANGKARAYA - Ketua Dewan Adat Dayak Kalimantan Tengah, H Agustiar Sabran, Sabtu (26/8/2017) dalam kegiatan Rapat Koordinasi Dewan Adat Dayak se Kalimantan Tengah, mengaku prihatin.
Dia mengatakan sangat prihatin saat melakukan pemantauan ke daerah pelosok ternyata masih banyak warga Dayak khususnya di pelosok yang tertinggal.
"Inilah yang memanggil saya untuk memberikan yang terbaik untuk orang Dayak, bukan hanya masalah politik yang memanggil saya tapi saya jujur ingin mengangkat harkat dan martabat orang Dayak," ujarnya.
Dikatakan, Kalteng ini kaya dengan sumber daya alam tetapi kenapa masyarakat Dayak masih tertinggal sehingga perlu adanya sentuhan Dewan Adat Dayak untuk memperhatikan nasib mereka.
"Saya dan adik saya H Sugianto Sabran ini juga orang pedalaman tapi saya punya tekad untuk memajukan orang Dayak. Meski saya hanya lulusan SMA dan sarjana lulusan Universitas Terbuka, tapi saya saat ini bisa jadi kepala suku kalian,jadi jangan kecil hati,"ujarnya.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/banjarmasin/foto/bank/originals/ketua-dad-kalteng_20170826_123714.jpg)