Martapura FC
Tidak Boleh Terulang
Atas hasil tersebut, Martapura FC masih tertahan dengan mengemas 25 point dari total 13 laga yang dijalani dan menyisakan satu laga kandang lagi.
BANJARMASINPOST.CO.ID, BANJARMASIN - Keinginan Martapura FC membawa pulang point penuh dalam laga tandang terakhirnya di putaran kedua di Grup 5 kompetisi Liga 2 2017 kandas. Berlaga melawan Persepam Madura Utama di Stadion Gelora Ratu Pamelingan, Pamekasan, Minggu (27/8) sore, Qischil Gandrum Minny dan kawan-kawan takluk dengan skor 4-2.
Atas hasil tersebut, Martapura FC masih tertahan dengan mengemas 25 point dari total 13 laga yang dijalani dan menyisakan satu laga kandang lagi. Meski kalah, dipastikan posisi Martapura FC tetap aman di klasemen. Martapura FC sudah dipastikan lolos bersama tim Persebaya Surabaya. Sehingga laga kemarin pun tidak memberi pengaruh lagi.
Sementara bagi tuan rumah, kemenangannya itu cukup berarti, karena membuka peluang untuk mengikuti babak playoff agar tahun depan tetap bertahan di Liga 2.
Dalam laga, Martapura FC tampil dengan komposisi pemain yang tidak ideal, setelah mengalami krisis pemain. Tak heran karenanya, tim pelatih menurunkan beberapa pemain yang jarang mendapatkan kesempatan.
Berlaga sejak menit awal babak pertama, tim tuan rumah langsung memeragakan permainan menyerang. Sementara itu Martapura FC condong bermain menunggu dan melakukan serangan balik dengan mengandalkan duet Qischil Gandrum Minny dan Uko Wahyu di lini depan.
Pada babak pertama ini, Martapura FC terbilang cukup rapuh di sektor pertahanan dan kurang fokus. Ketika laga memasuki menit pertengahan babak pertama, Martapura FC sudah tertinggal dengan skor mencolok yakni 3-0. Tiga gol tersebut masing-masing dicetak oleh Dimas Galih di menit 15, Akbar Zakaria di menit 20, Moses Nasaret Romairo Banggo di menit 24.
Tak ingin terus jadi bulan-bulanan lawan, Martapura FC mulai gencar membangun serangan langsung menuju jantung pertahanan Persepam MU. Tepat di menit 28, akhirnya Martapura FC berhasil membuat gol balasan yang dicetak sang kapten yakni Qischil.
Gol tersebut bermula dari tendangan keras Uko Wahyu dan mampu diblok oleh kiper Persepam MU, Ananda Bachtiar. Bola pun mantul dan Qischil dengan cepat menyambar bola kemudian berhasil membuahkan gol hingga skor berubah menjadi 4-1 dan bertahan hingga jeda.
Memasuki babak kedua, Persepam kembali meningkatkan serangannya untuk menambah jumlah gol. Hal ini kembali membuahkan hasil, pasalnya gol kembali tercipta di menit 55 yang dicetak M Kasim Botan di menit 55 dan skor kembali berubah menjadi 4-1.
Memasuki menit pertengahan, Martapura FC memasukkan Aidil Bogel untuk menggantikan Solechudin. Serangan Martapura FC pun kembali meningkat, bahkan beberapa kali mendapatkan peluang manis namun masih belum menghasilkan tambahan gol.
Menjelang menit akhir, Martapura FC terus menggeber serangan dan membuahkan hasil tepatnya di menit 85. Saat itu pemain gelandang yakni Agus Setia Wibowo melepaskan tendangan dari luar kotak penalti dengan kaki kiri dan membuahkan gol. Peluit panjang dibunyikan oleh wasit Rahmatullah asal Tanggerang, laga pun berakhir dengan skor 4-2 untuk kemenangan tuan rumah.
Pelatih kepala Martapura FC, Frans Sinatra Huwae pun menerangkan dalam laga tersebut memang tim cenderung ingin memberikan kesempatan kepada pemainnya yang jarang dimainkan.
"Memang kami ingin memberikan jam terbang kepada pemain yang kurang mendapatkan kesempatan tampil. Dan kami bersyukur tim sebelumnya sudah dipastikan lolos," ujar Frans saat sesi jumpa pers.
Apakah timnya memang sengaja mengalah dalam laga tersebut, Frans memberikan pendapatnya.
"Tim begitu mudah kebobolan di babak pertama dan kurang fokus dan lawan bisa memanfaatkannya mencetak gol. Untungnya ini bukan laga yang menentukan, kalau tidak hancur tim saya. Tapi yang pasti ini menjadi pelajaran, dan tidak boleh lagi terulang," jelasnya.
Sementara itu pelatih Persepam MU, Suwandi, begitu menyukuri kemenangan yang ditorehkan anak asuhnya tersebut. Terlebih timnya pun kembali memiliki asa untuk mengikuti babak playoff.
"Anak-anak menjalankan instruksi dengan baik dan sesuai dengan harapan. Dan tim masih berpeluang untuk mengikuti babak playoff," pungkasnya. (ran)
Baca Lengkap di Harian Metro Banjar Edisi Cetak Senin (28/8/2017)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/banjarmasin/foto/bank/originals/metro-banjar-edisi-cetak_20170828_144501.jpg)