Berita Tapin

Menyegarkan, Es Lemon Lidah Buaya Buatan Siswi SMPN 1 Binuang Bikin Penasaran Para Tamu

Kendati berasa jeruk dan menyegarkan, minuman yang diolah siswi SMPN 1 Binuang Kabupaten Tapin ini tidak kuning seperti biasanya, melainkan putih.

Menyegarkan, Es Lemon Lidah Buaya Buatan Siswi SMPN 1 Binuang Bikin Penasaran Para Tamu
Halaman 1 Harian Banjarmasin Post Edisi Cetak Sabtu (2/9/2017) 

BANJARMASINPOST.CO.ID, TAPIN - Siti Khadijah dengan cekatan membikin es lemon. Kendati berasa jeruk dan menyegarkan, minuman yang diolah siswi SMPN 1 Binuang Kabupaten Tapin ini tidak kuning seperti biasanya, melainkan putih. Lho kok berbeda?

Pertanyaan itu muncul di antara para tamu SMPN 1 Binuang. Senin (28/8), sekolah ini mendapat kunjungan para kepala SMPN dari Amuntai, Kabupaten Hulu Sungai Utara. Mereka pun mendapatkan suguhan yang menyegarkan dari Siti dan rekan-rekan.

Ternyata yang diolah Siti adalah es lemon lidah buaya. Jadi selain jeruk, es ini dibikin dari lidah buaya. Cara membuatnya, lidah buaya dikupas lalu diberi jeruk nipis untuk membersihkannya. Selanjutnya lidah buaya dipotong kecil-kecil dan dimasak dalam air. Setelah sekitar 15 menit, diberi gula putih dan biji selasih. Setelah semua bercampur, minuman didinginkan. Saat dihidangkan, minuman diberi es agar lebih segar.

Menurut Siti, es lemon buatannya berwarna putih. “Sebenarnya bisa saja es lemon itu berwarna merah, kuning atau hijau, tinggal diberi pewarna saja. Tapi saya menginginkan yang alami saja,” ujar siswi berusia 13 tahun tersebut.

Inspirasi membuat es lemon lidah buaya didapat Siti saat masuk sebuah restauran di Rantau, Tapin, setahun lalu, dan memesan es lemon lidah buaya. Merasa nikmat, dia pun mencoba membikinnya di rumah. Ternyata hasilnya hampir sama.

Keahlian itu dipraktikkannya di sekolah saat ada tugas bersama menampilkan karya kuliner, Senin lalu. Selain untuk para kepala sekolah yang bertamu, es dijual kepada teman-teman.

“Alhamdulillah hasilnya bagus. Dari 30 gelas es lemon lidah buaya yang kami jajakan saat acara penampilan karya di sekolah, Senin kemarin, 22 gelas dibeli rekan-rekan,” katanya.

Es dijual Siti dan kelompoknya seharga Rp 3.000 per gelas. “Dalam acara tersebut kami mendapatkan Rp 66 ribu. Padahal modalnya cuma Rp 20 ribu. Jadi untung Rp 46 ribu,” jelas Siti dengan mimik bahagia.

Dijelaskan Siti, untuk membikin 30 gelas es lemon lidah buaya diperlukan satu kilogram lidah buaya. Bahan baku lidah buaya itu didapat dari tanaman sendiri.

Selain menyegarkan, menurut Siti, lidah buaya banyak khasiatnya. Di antaranya mencegah kerontokan rambut, mengobati bisul, mencegah penuaan dini, menghilangkan jerawat dan membantu sistem pencernaan.

“Kalau sekolah kami menggelar lagi kegiatan yang sama, saya kembali membuat es lemon lidah buaya,” ujar anak pasangan Misran dan Norhasanah ini.

Kepala SMPN1 Binuang Satriya Mpd mengatakan hasil karya Siti akan dikembangkan oleh pihak sekolah. Karya Siti akan ditularkan kepada pelajar lain. (him)

Editor: Elpianur Achmad
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved