Info Haji

Kisah Sedih Jemaah wanita: Berangkat ke Tanah Suci Berdua, Pulang Cuma Bawa Tas Paspor Suami

Perempuan paruh baya itu memasuki Gedung Serba Guna 2 (SG 2) Asrama Haji Pondok Gede dengan tatapan sendu.

Kisah Sedih Jemaah wanita: Berangkat ke Tanah Suci Berdua, Pulang Cuma Bawa Tas Paspor Suami
KEMENAG.go.id
Jemaah haji keloter 4 Embarkasi Jakarta-Pondok Gede (JKG 04), Hj Neneng Hasanah, saat tiba di Asrama Haji Pondok Gede tetap berusaha tersenyum meski hatinya sedih kehilangan suami yang wafat di Tanah Suci. 

Menghadapi kenyataan bahwa sang suami telah dipanggil oleh Yang Maha Kuasa, ibu empat orang anak ini mengaku ikhlas.

Menurutnya, itu memang sudah kehendak Allah, dan itu merupakan yang terbaik.

“Dia cuma kepengen pulang aja,” ujar Neneng tercekat saat ditanya pesan terakhir almarhum sambil mendekap tas pasport milik sang suami.

Rasa kehilangan yang amat dalam sempat membuat dirinya terguncang.
“Alhamdulillah ada teman-teman, dan ketua rombongan yang menguatkan,”ujarnya.
Dukungan jemaah lain selama pelaksanaan ibadah haji membantu warga Cilincing Jakarta Utara ini lebih tegar dalam menghadapi masa dukanya.

Ucapan bela sungkawa pun datang dari seluruh Panitia Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH) Jakarta Pondok Gede.

"Ini adalah takdir kehidupan yang tidak bisa dihilangkan . Jadi bagaimana pun Bu Neneng harus meneruskan cita-cita almarhum. Insya Allah, almarhum husnul khotimah," tutur Saiful Mujab, Wakil Ketua II PPIH Jakarta Pondok Gede, membesarkan hati Neneng.

Neneng pun mengangguk, berjanji untuk tetap meneruskan cita-cita almarhum. (Kemenag)

Editor: Ernawati
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved