OTT KPK di Banjarmasin

Reaksi Golkar Setelah Iwan Rusmali Terjaring OTT KPK Bersama Muslih

Ketua DPRD Kota Banjarmasin Iwan Rusmali dalam kasus OTT berasal dari Partai Golkar. Dia sudah dua periode menjadi anggota legislatif

Reaksi Golkar Setelah Iwan Rusmali Terjaring OTT KPK Bersama Muslih
banjarmasinpost.co.id/salmah
Penandatangan persetujuan penetapan enam buah Raperda tersebut menjadi Perda, antara Walikota Banjarmasin dengan Ketua DPRD Kota Banjarmasin Iwan Rusmali. 

BANJARMASINPOST.CO.ID, BANJARMASIN - Ketua DPRD Kota Banjarmasin Iwan Rusmali dalam kasus OTT berasal dari Partai Golkar.

Dia sudah dua periode menjadi anggota legislatif.

Di mana pada periode sebelumnya Iwan Rusmali menjabat sebagai Wakil Ketua DPRD Kota Banjarmasin.

Menanggapi hal ini, Ketua DPD Partai Golkar Kota Banjarmasin, Hj Ananda, mengatakan masih menunggu perkembangan kasus tersebut.

"Kita terapkan asas praduga tak bersalah kepada beliau. Kami menunggu kasusnya saja bagaimana perkembangannya," kata dia.

Enam orang diciduk KPK dalam OTT, Kamis (14/9/2017) yakni Ketua DPRD Kota Banjarmasin Iwan Rusmali, Direktur Utama PDAM Bandarmasih Ir H Muslih, Manajer Keuangan PDAM Bandarmasih Drs Trensis, Ketua Pansus Penyertaan Modal DPRD Kota Banjarmasin, Andi Effendi, serta dua orang lainnya diduga berinsial ABS dan FM.

Dua orang terakhir diduga salah satunya adalah pengusaha. (*)

Penulis: Rahmadhani
Editor: Ernawati
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved