Berita Banjar

Gara-gara Warung untuk Pelebaran Jalan Tatah Layap, Pria 22 Tahun Bacok Pamannya

Abdurrahman alias Aman (22), terlihat lahap menyantap sarapan paginya di ruang unit Reskrim Polsek Kertak Hanyar Polres Banjar Kalsel, Senin (18/9/201

Penulis: Ahmad Rizky Abdul Gani | Editor: Ernawati
BANJARMASINPOST.co.id/ghani
Abdurrahman menyantap sarapan di markas Polsek Kertak Hanyar, Kabupaten Banjar, Senin (18/9/2017). 

BANJARMASINPOST.CO.ID, MARTAPURA - Abdurrahman alias Aman (22), terlihat lahap menyantap sarapan paginya di ruang unit Reskrim Polsek Kertak Hanyar Polres Banjar Kalsel, Senin (18/9/2017).

Masih mengenakan kaos hitam, celana pendek dan dua kaki kondisi diborgol.

Rasa penyesalan pun tentu tampak tergambar jelas di wajahnya.

Pasalnya pemuda berusia 22 tahun tersebut baru saja membacok seorang pria yang tidak lain masih pamannya sendiri, Edi Subiyanto.

Aman mengaku hal itu dikarenakan rasa kesalnya yang tidak lagi terbendung.

Mengingat sang paman dianggapnya tidak mengindahkan larangannya agar tidak memindahkan sebuah warung di depan rumahnya.

Lebih lanjut, Aman menceritakan larangan tersebut sebetulnya sudah ia sampaikan kepada sang kakek yang sempat meminta izin akan memindahkan posisi warung menantunya, Minggu (17/9) pagi kemarin.

Warung tersebut menurut sang kakek, terpaksa dipindahkan lantaran akan dilaksanakan pelebaran jalan di Desa Tatah Layap, Kecamatan Tatah Makmur, Kabupaten Banjar.

Namun, secara tegas Aman pun menolaknya.

Mengingat pria berusia 22 tahun tersebut juga berencana akan membuat tempat pencucian piring atas usahanya.

Halaman
12
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved