Kriminalitas Kabupaten Banjar

Hanya Karena Kesal, Aman akan Menghabiskan Lima Tahun Dibalik Sel

Kapolres Banjar, AKBP Takdir Mattanete melalui Kapolsek Kertak Hanyar, Iptu Vera saat disinggung mengenai pasal yang dijeratkan terhadap pelaku

ahmad rizky abdul gani
Tersangka penganiayaan, Abdurrahman. 

BANJARMASINPOST.CO.ID, MARTAPURA - Kapolres Banjar, AKBP Takdir Mattanete melalui Kapolsek Kertak Hanyar, Iptu Vera saat disinggung mengenai pasal yang dijeratkan terhadap pelaku penganiayaan seorang pria di Desa Tatah Layap Kecamatan Tatah Makmur Kabupaten Banjar Kalsel, Abdurrahman alias Aman dikenakan pasal 351.

Menurutnya, meskipun Aman kini menyesali perbuatannya, bukan berarti pelaku bisa bebas dari jeratan hukum.

" etul, untuk ancaman hukuman penjaranya lima tahun penjara, "jelasnya.

Lebih lanjut, Vera menjelaskan adapun motif penganiayaan yang dilakukan pelaku terhadap korban Minggu malam kemari lantaran terpicu rasa kesal.

Edi, korban dianggap pelaku tidak mengindahkan larangannya untuk jangan menempatkan warungnya menjorong ke dalam halamannya.

"Namun lantaran larangan tersebut semula hanya disampaikan pelaku ke mertua korban atau tidak lain masih kakek pelaku, sehingga Edi pun tetap menggeser atau memindahkan warungnya ke halaman pelaku. Aksi itu kemudian menimbulkan kesalahpahaman dan memicu emosi pelaku membacok korban, " jelasnya.

  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved