Lakukan Hal Ini untuk Mencegah Bayi Terserang Pilek

Bayi yang sering berada di tempat penitipan anak akan miliki risiko terkena flu dan pilek lebih tinggi, ketimbang bayi yang berada di rumah.

Lakukan Hal Ini untuk Mencegah Bayi Terserang Pilek
net
ilustrasi 

BANJARMASINPOST.CO.ID - Ketika anak diserang flu atau pilek, orangtua pastinya panik. Namun, kita tidak bisa menghindari si kecil dari virus, tapi ada beberapa hal yang bisa dilakukan untuk menekan paparan si kecil terhadap virus dan meningkatkan sistem kebebalan tubuh mereka.

Berikut cara kurangi risiko pilek pada bayi.

Sebagai langkah awal, pastikan seluruh anggota keluarga dan teman mencuci tangan mereka sebelum menyentuh dan berkontak fisik dengan si kecil. Terutama bagi bayi berusia 1-2 bulan.

Baca: 7 Jenis Makanan Ini Dapat Menjaga Kesehatan dan Mengurangi Bau Tak Sedap pada Vagina

Selanjutnya jauhkan si kecil dari faktor pemicu. Misal, jauhkan anak Anda dari anak atau orang dewasa yang sedang sakit. Mintalah pada anggota atau teman yang sakit untuk menunda kunjungan ke rumah hingga mereka benar-benar sembuh.

Bayi yang sering berada di tempat penitipan anak akan miliki risiko terkena flu dan pilek lebih tinggi, ketimbang bayi yang berada di rumah.

Baca: Heboh Perempuan Tajir Asal Malaysia Mandi Uang: Ini 9 Fakta Kehidupannya, No 2 dan 4 Bikin Haru

Sebab di tempat umum si kecil lebih banyak melakukan kontak fisik dengan anak lain dan benda-benda yang sudah terkontaminasi dengan virus.

Pangkas penyebaran virus pada si kecil di rumah dengan membiasakan mencuci tangan dengan bersih sebelum menggantikan popok atau mempersiapkan makanan untuk si kecil. Ini berlaku juga untuk suster atau orang yang membantu dalam menjaga si kecil.

Buat anak terhidrasi dengan benar. Untuk anak usia di bawah 4 bulan, Anda bisa menyediakan pasokan air dengan memberikan si kecil ASI atau susu formula secara rutin.

Untuk anak usia 4 bulan ke atas, suntikan cairan bisa juga melalui pemberian jus. Tanda-tanda anak terhidrasi dengan baik, biasanya mereka akan ganti popok setidaknya 5-6 kali sehari.

Terakhir, berikan ASI selama Anda bisa. Studi menemukan bayi yang mendapatkan ASI eksklusif lebih jarang sakit ketimbang bayi yang mengonsumsi susu formula. Mengapa? Sebab antibodi yang terkandung dalam ASi sangat ampuh dalam melawan bakteri penyebab penyakit.

Editor: Murhan
Sumber: Nakita
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved